Razia Gabungan, Dapati Cukai Rokok Kadaluarsa

Petugas Kantor Bea dan Cukai Surakarta saat memeriksa rokok di salah satu toko kelontong di Pasar Jumantono, Selasa (05/06)

Petugas Kantor Bea dan Cukai Surakarta saat memeriksa rokok di salah satu toko kelontong di Pasar Jumantono, Selasa (05/06)

Karanganyar, Rabu (06/05/2015)
Razia gabungan terhadap cukai rokok yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta, mendapati sejumlah bungkus rokok yang telah habis masa berlaku cukai, Selasa (05/05/2015).
Tim gabungan menyisir ke sejumlah toko kelontong dan warung di beberapa tempat, yakni Kecamatan Matesih, Jumantono, dan Karangpandan. Ada pula yang menuju ke Kecamatan Jaten, Colomadu, dan Gondangrejo. Selain itu ke wilayah Kecamatan Kebakkramat, Mojogedang, dan Tasikmadu.
Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato setelah razia itu mengatakan, tim mendapati sembilan merk bungkus rokok yang telah habis masa berlaku cukai. Didapati ada yang produksi tahun 2012 dan 2014.
“Kami telah menegur penjual agar tidak menjualnya. Upaya kami juga terus akan menertibkan peredaran bungkus rokok tanpa cukai maupun yang telah kadaluarsa,” katanya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Pelaksana Penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta Arief Dwi Nugroho menjelaskan dilarang menawarkan atau menjual rokok polos/rokok tanpa dilekati pita cukai.
“Jika melanggar, maka sesuai pasal 54 UU No 39 Tahun 2007 Tentang Cukai. Hukumannya Pidana penjara satu sampai dengan lima tahun dan atau pidana denda dua sampai dengan sepuluh kali nilai cukai,” jelasnya.pd