Pendidikan Karakter Membentuk Kualitas Anak Sekolah

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan didampingi Forkopimda Karanganyar, menyerahkan piala dari berbagai lomba, Sabtu (02/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan didampingi Forkopimda Karanganyar setelah Upacara Hardiknas tahun 2015, menyerahkan piala dari berbagai kejuaraan lomba, Sabtu (02/05)

Karanganyar, Sabtu (02/05/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 menekankan, terhadap perlunya peningkatan kualitas anak sekolah terutama pada pendidikan karakter.
“Dengan learning by doing ada contoh konkrit anak terklibat di kehidupan, misalnya dilatih dengan organisasi, dan penugasan yang nanti akan membentuk karakter anak,” kata Bupati Juliyatmono, seusai Upacara Hardiknas Kabupaten Karanganyar, di Alun-alun Karanganyar, Sabtu (02/05) pagi.
Saat ini di tingkat Jawa Tengah, proses penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Karanganyar, sudah ikut mewarnai berbagai kompetisi sebagai wujud membentuk karakter, dengan masuk lima besar dari 52 besar yang mengikuti Ujian Nasional dengan jujur.
“Yang diharapkan sekarang ini adalah sikap kejujuran dan nasionallisme, sehingga mereka optimis pada diri sendiri,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan pembekalan dengan kegiatan aplikatif penting saat ini. Kualitas guru menjadi kunci, untuk mampu mendidik, mengajar, dan menjadi inspirasi.
“Bulan Mei ini kita canangkan Guruku Idolaku. Faktor sentral merupakan dari guru. Jauh akan mempunyai nilai tawar bagi anak-anak untuk diterima,” katanya.
Untuk mencari Guruku Idolaku, ana-anak diberi semacam kuiseioner, siapa guru yg menjadi idola di sekolah. Selain itu juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah untuk menilai guru-guru yang berkualitas dari semua jenjang dan mata pelajaran.
“Guru bangga jika anak didik berhasil dan hebat. Kreativitas murid dibikin sebanyak mungkin agar termotivasi dan dapat berprestasi sehingga dapat diketahui potensi darinya,” katanya.pd