BAZNAS Bentuk UPZ Tingkat Desa

BUpati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di acara Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Karanganyar, Rabu (29/04/2015)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa maupun kelurahan. Pembentukan di 177 Desa/kelurahan tersebut untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari masyarakat muslim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Karanganyar, Tarsa menuturkan pada tingkat desa/ kelurahan UPZ dibentuk dengan jumlah tiga personil, sebagai penanggung jawab, sekretaris, dan bendahara/juru pungut.
“UPZ ini bertugas mengumpulkan ZIS dari Staf Kelurahan/Desa, dan memungut ZIS tingkat RT/Masyarakat/perorangan. Selanjutnya dana ZIS itu disetorkan di tingkat Kecamatan paling lambat minggu ke dua,” kata Tarsa, saat Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS dan Pembentukan UPZ Tingkat Desa Se Kecamatan Tasikmadu, Selasa (28/04)
Lebih lanjut, dia menuturkan pada tingkat RW-RT, setiap bulan minimal per RT sebesar Rp. 7500 dan disetorkan ke UPZ Desa/Kelurahan.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Camat, Lurah/Kepala Desa, Ketua RW, dan Ketua RT hendaknya tau persis warga yang memang membutuhkan bantuan.
“Jangan sampai salah sasaran jika memberikan bantuan. Sisihkan sedikit penghasilan untuk diberikan kepada yang kurang mampu,” katanya.
Terpisah, Manager Baznas Karanganyar Abdul Muid menjelaskan perolehan ZIS dari pertengahan tahun 2014 sampai bulan April tahun ini, rata-rata bisa mencapai Rp. 500 juta, yang berasal dari Kantor Pemerintahan, Sekolah, BUMD, BUMN, dan beberapa warga masyarakat.pd