Jadup Cair, Pengungsi Dapat Bantuan

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan jadup tahap pertama kepada pengungsi

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan jadup tahap pertama kepada pengungsi

Karanganyar, Sabtu (11/04/2015)
Sebanyak 273 jiwa atau 79 keluarga asal Dusun Jambon, Desa Menjing, menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berupa jatah hidup (jadup) selama 15 hari sebesar Rp 92 juta, dengan rincian Rp 22.500 per jiwa per hari. Selain itu, juga terdapat bantuan lima kilogram beras per keluarga.
Bupati Karanganyar Juliyatmono setelah menyerahkan bantuan di Masjid Al Mujahidin, Desa Menjing Kecamatan Jenawi, Jumat (10/04) kemarin mengatakan, ini baru bantuan jadup tahap pertama, untuk 15 hari kedepan.
“Bantuan jadup tahap kedua akan disalurkan 15 hari berikutnya. Pemkab juga akan berusaha mempercepat proses pendanaan relokasi dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Juliyatmono ditempat yang sama setelah Jumatan Keliling,
Lebih lanjut, dia mengatakan Pemkab Karanganyar telah menyediakan dana Rp 10 juta untuk pembangunan rumah. “Nanti pemerintah akan membantu membangunkan. Dari Pemkab Rp 10 juta, Pemprov Rp 15 juta dan APBN Rp 20 juta. Tapi kami minta bersabar, karena dananya baru diurus,” katanya.
Selain bantuan dari Pemkab, korban bencana alam juga memperoleh 165 paket sembako dan uang tunai Rp 49 juta dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Karanganyar.
Juliyatmono juga meminta kepada para pengungsi pengungsi korban tanah ambles di Jenawi diminta mewaspadai modus penyunatan berbagai bantuan yang mengalir ke pengungsian. Salah satunya bantuan berwujud uang tunai.
“Jangan percaya ke orang yang tidak memiliki kewenangan apapun. Jangan pula bantuan ini dipotong oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Meskipun hanya Rp 1.000,” katanya.
Setelah acara itu, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar menyerahkan bantuan sosial kepada korban bencana alam tahun kejadian 2014 hingga Maret 2015. Sebanyak 132 korban yang mengalami kerusakan rumah kategori ringan menerima bantuan masing-masing Rp 750 ribu.
“16 korban dengan kerusakan rumah sedang, masing-masing mendapatkan Rp 1,5 juta. Kemudian 10 korban dengan kerusakan rumah kategori berat memperoleh Rp 3 juta.” Kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Nugroho.pd