Ormas Gabungan Tolak Paham Radikal ISIS

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat ikut memberikan tanda tangan penolakan paham radikal ISIS, Minggu (05/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat ikut memberikan tanda tangan penolakan paham radikal ISIS, Minggu (05/04)

Karanganyar, Senin (06/04/2015)
Aksi bersama pernyataan sikap menolak paham radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), dilakukan oleh sekitar 600 orang dari berbagai organisasi masa (Ormas) di Kabupaten Karanganyar.
Pernyataan sikap dilakukan di depan Taman Pancasila, pukul 07.00, itu diikuti ormas Banser Nahdlatul Ulama, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirwan (FKPPI), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Majelis Tafsir Al Quran (MTA), Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Ansor dan Mafia Sholawat.
Di lokasi tersebut, selain berorasi juga ada pernyataan menolak adanya paham radikal di Bumi Intanpari dengan mengumpulkan tanda tangan dikain putih, dan membentangkan spanduk, Minggu (05/04) pagi.
Pembacaan penyataan sikap dihadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.
“ISIS adalah gerakan radikal yang bertentangan prinsip dan nilai-nilai Islam, paham ISIS bertentangan dengan pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika, serta sangat potensial memecah belah persatuan umat islam dan NKRI,” kata pengurus MUI Sunarno, saat membacakan pernyataan sikap.
Lebih lanjut, dia juga mengatakan menolak, melarang dan tidak memberi kesempatan tumbuh dan berkembang ISIS dan paham radikal di Karanganyar, dan bersama-sama memberikan pengertian kepada masyarakarat agar tidak ikut di ISIS.
“Menciptakan situasi yang kondusif dan mewaspadai ISIS dan pihak yg tidak bertanggung jawab memanfaatkan isu ISIS,” kata Sunarno.
Selanjutnya, Bupati Karanganyar menyambut baik kesigapan masyarakat yang responsif, dengan menjaga Karanganyar aman dan kondusif.
“Pergerakan ISIS atau yang sejenis tidak boleh ada di Karanganyar. Jangan sampai terpecah belah. Bangun Karanganyar yang baik dan islam yg damai. Jaga betul di lingungkan masing-masing dan waspada,” katanya. pd