Karanganyar Percepat Pencapaian SBS

DSC_0428

Bupati Karanganyar Juliyatmono Sedang Memberikan Pengarahan Saat Rakor Pencapaian Sanitasi Di Kab. Karanganyar.

DSC_0422

Suasana Rakor Pencapaian Sanitasi Di Kab. Karanganyar.

Dalam rangka Kabupaten Karanganyar bebas buang air besar sembarangan (STOP BABS) tahun 2017, Dinas Kesehatan Kab. Karanganyar mengadakan rapat koordinasi Percepatan Pencapaian Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Kabupaten Karanganyar di Kantor Bupati Karanganyar senin (23/3). Rapat itu dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Karanganyar.

 Dalam sambutan pengarahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa percepatan sanitasi yang layak hanya dapat dicapai jika masyarakat terlibat secara aktif mulai dari identifikasi dan penyelesaian masalahnya. Dalam hal ini, Pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) diharapkan mampu untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

 “Lakukan pendataan dilapangan terhadap siapa saja yang belum memiliki sanitasi. Bagi rumah yang belum memiliki sanitasi diwajibkan membuatnya, apabila disitu ternyata warga kurang mampu pemerintah akan membantu” menurut Juliyatmono

 Sementara itu, Munir Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) DKK Karanganyar melaporkan bahwa pada tahun 2014, masyarakat Karanganyar masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebanyak 24.722 KK atau 21,36% dan 31.726 rumah atau 14,59% belum memiliki jamban sehat. Sedang akses jamban paling rendah ada di Kec. Tawangmangu. Adapun kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat. ad