Kabupaten Karanganyar Menuju Swasembada Pangan

DSC_0485

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Pengarahan Saat Tanam Padi Bersama Kodim 0727 Karanganyar

DSC_0470

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Infantri Marteen Pasundan Menerima Bantuan Secara Simbolis Dari PT Acidatama Tbk. Yang Ditujukan Untuk Petani

DSC_0505

Acara Tanam Padi Bersama Forkompimda Kab. Karanganyar

Untuk mensukseskan swasembada pangan khususnya Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) dalam tempo tiga tahun, Kabupaten Karanganyar mengadakan penanaman lahan percontohan di Jumantono pada Rabu (18/03) bersama TNI dan petani. Keterlibatan pihak swasta sangat tinggi hal ini terbukti PT. Acidatama tbk memberikan sejumlah bantuan kepada Kodim 0727 untuk petani. Bantuan tersebut terdiri dari paket saprodi untuk 2 Ha sawah di setiap desa penghasil padi dan 6 liter pupuk cair organik serta 2 liter dekomposer.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah, TNI dan Petani harus saling bekerjasama agar swasembada tercapai. Komunikasikan kepada pemerintah masalah yang dihadapi, kami siap membantu. Saya berharap TNI berperan mendampingi petani dengan baik. Dijelaskan pula tahun ini kabupaten karanganyar mendapatkan target produksi padi sebesar 314.079 ton GKG, hal ini berarti mendapat kenaikan target produksi sebesar 41.752 ton GKG dibanding produksi padi kabupaten karanganyar pada tahun 2014 yang mencapai 272.927 ton GKG.

Sementara itu menurut Supramnaryo Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar untuk mencapai swasebada maka berkiblat pada Permentan no 140 tahun 2015 tentang upaya khusus peningkatan padi jagung dan kedelai terdapat strategi dasar. Strategi dasar yaitu dengan meningkatkan produktifitas dan indeks pertanaman melalui peningkatan ketersediaan air irigasi, benih, pupuk dan alsintan. Kemudian memfasilitasi pendampingan , melaksanakan kegiatan Rehab Jaringan Irigasi Teknis (RJIT), Peningkatan Optimasi Lahan (POL) dan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT).

“Dengan strategi tersebut dan semangat dari seluruh insan yang perduli terhadap pertanian maka kita berharap target yang telah dibebankan kepada Kabupaten Karanganyar dapat terwujud”, tambah Supramnaryo.

Komandam Kodim 0727 Letkol Infantri Marteen Pasundan berpesan agar danramil dan babinsa berperan dalam mengawasi pendistribusian pupuk. Pasalnya setiap akan panen petani sulit mendapatkan pupuk karena stok di pengecer habis. ad