Konservasi Alam, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditanami Pohon

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menanam pohon di laur pendakian Gunung Lawu, Rabu (25/02)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menanam pohon di jalur pendakian Gunung Lawu, Rabu (25/02)

Karanganyar, Kamis (26/02/2015)
Untuk konservasi alam khususnya di lereng Gunung Lawu, gerakan penanaman pohon dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak, dimulai dari Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu sampai Pos 1, Rabu (25/02)
Penanaman yang melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Donolestari, Perhutani lereng lawu, SAR, PMI, BPBD Kabupaten Karanganyar, Resimen Mahasiswa Yon 916 Samber Nyowo UMS, TNI, Polri, Mapala UNS, Paguyuban Pedagang Cemoro Kandang dan Oisca Karanganyar.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karanganyar, Edy Yusworo mengatakan penanaman jalur pendakian Gunung Lawu dengan jenis tanaman Eukaliptus sebanyak 3500 batang pohon.
“Ini merupakan salah satu upaya untuk pemulihan dan kelestarian kawasan resapan air,” kata Edy Yusworo, saat dilokasi.
Edy juga menjelaskan dengan adanya tanaman Eukaliptus di kanan kiri jalur pendakian, maka berguna juga untuk petunjuk arah jalur pendakian sehingga mencegah kehilangan arah bagi para pendaki.
Kegiatan itu diikuti oleh sekitar 500 peserta, dibuka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengharapkan untuk bersama menanam dan sekaligus menjaga kelestarian alam dengan tujuan menjaga kelestarian yang ada di Gunung Lawu.
“Marilah kita awali untuk menanam pohon untuk mewujudkan kecintaan kita kepada Tuhan. Berhamonisasi dengan alam agar alam itu sendiri menyelamatkan kita semua dan memberikan manfaat untuk kita semua.“ ujar Juliyatmono.
Selain kegiatan itu, BLH Kabupaten Karanganyar juga sedang membuat Taman Endemis Gunung Lawu yang berlokasi di petak 34, seluas 7,4 hektar bekerja sama dengan Perhutani, melakukan penanaman di lereng Lawu dengan jumlah 15 ribu tanaman keras. pd