Kemaki, Menata Lingkungan Menata Hati

logo

Kemaki dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa sering dikonotasikan sebagai perbuatan atau tingkah laku yang agak negatif. Namun lain bagi masyarakat Desa Kemiri gara-gara Program Penataan Lingkungan Permukiman berbasis Komunitas (PLPBK) konotasi Kemaki menjadi positif.

Kemaki merupakan sebuah slogan untuk membumikan visi-misi desa Kemiri dalam upaya penataan lingkungan permukiman. Kemaki singkatan dari Kemiri Makmur Indah.
Desa Kemiri terletak di Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar, merupakan salah satu lokasi PLPBK penetapan tahun 2012. Desa Kemiri memiliki luas wilayah ± 390 Ha, 53 RT, 18 RW, 8 Dusun.

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan PLPBK adalah di Dusun Kramat RT 02 RW 06 Desa Kemiri. Penentuan kawasan prioritas berdasarkan kriteria: Padat, Miskin dan Kumuh yang disepakati pada saat Refleksi Perkara Kritis dan Pemetaan Swadaya.

Kepala Desa Kemiri, Amin Sadimin, menuturkan bahwa pada awalnya masyarakat menginginkan bagi rata dimasing-masing dusun karena melihat besarnya dana PLPBK. “Kami mengumpulkan mengumpulkan semua RT dan RW untuk memetakan kawasan yang Padat, Kumuh dan Miskin, itu indikator prioritas penanganan program PLPBK. Warga maunya di bagi rata penggunaan dana PLPBK, namun kami sepakat bahwa lokasi kawasan prioritas yang utama adalah di Dusun Kramat RT 02 RW 06.” Kata Amin saat di tempat bermain anak di Dusun Kramat RT 02.

Setelah melalui proses yang cukup panjang mulai dari Sosialisasi, Refleksi Perkara Kritis, Pemetaan Swadaya, Penyusunan RPLP dan RTPLP, akhirnya pembangunan infrastruktur dikawasan padat, kumuh dan miskin bisa terwujud.

foto 1

Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PLPBK di Desa Kemiri digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana lingkungan (jalan dan saluran air), perbaikan rumah tidak layak huni, sanitasi, ruang terbuka hijau, penerangan jalan dan pengelolaan sampah. (lihat Tabel).

tabel 1

Upaya penataan lingkungan permukiman telah mengubah wajah dan perilaku masyarakat dusun Kramat. Lahan warga yang berada ditengah permukiman dahulunya digunakan untuk kandang sapi, ditata menjadi ruang terbuka hijau dan tempat bermain anak. Jalan kampung yang dahulu lebarnya kurang dari 1 meter sekarang menjadi lebih dari 2 meter.

Akibat dari adanya pelebaran jalan ini, ada beberapa bagian rumah warga yang harus dipotong antara 50 cm hingga 1,5 meter, dan warga yang bagian rumahnya terpotong untuk jalan mereka ikhlas demi tertatanya dusun kramat yang lebih baik lagi. “Sebetulnya dana 1 milyar itu belum cukup untuk pekerjaan sebanyak itu. Swadaya masyarakat paling penting. Saat pelaksanaan pembangunan kami menggilir 10 orang untuk kerja bhakti setiap harinya. Warga tidak protes meskipun bagian rumahnya terpotong, semua merelakan dengan kesadaran” tambah Kades Kemiri.

Lomba Habitat dan Kujungan Studi Banding

Melihat proses positif penanganan kawasan kumuh di Desa Kemiri, pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pekerjaan Umum  mengikutsertakannya dalam lomba habitat  2014 yang bertemakan “Voice of Slum” tingkat Jawa Tengah.

Melalui paparan dan kunjungan lokasi nominasi oleh Bankim Propinsi Jawa Tengah, penanganan pemukiman kumuh di Desa Kemiri mendapatkan juara ke dua tingkat propinsi. Salah satu anggota tim juri saat kunjungan lokasi beberapa waktu yang lalu,  mengaku mengapresiasi proses penanganan pemukiman yang dilakukan oleh masyarakat Kemiri.

Salah satu nilai plus di Desa Kemiri adalah proses penyadaran yang dilakukan oleh pemerintah Desa dan BKM serta kesadaran masyarakat sehingga mereka merelakan tanah dan bangunannya terkepras demi sebuah penataan.

foto 2

Ketua RT 02 Dusun Kramat, Lukman Hakim adalah salah satu warga yang terasnya berkurang 1 meter untuk pelebaran jalan. Namun meskipun terasnya harus terpotong beliau mengaku puas dengan program PLPBK, karena program PLPBK membuat lingkungannya menjadi lebih nyaman dan tertata. “Proses musyawarah dilakukan berulang-ulang. Sekarang nggak ada air yang menggenang, jalan enggak becek, enak dipandang. Tidak ada gunungan sampah dan kotoran sapi dekat rumah, jadi lebih nyaman” kata Lukman Hakim.

Keberhasilan dalam upaya penataan di Desa Kemiri, telah menjadi daya tarik bagi BKM Lokasi lain untuk belajar dari Kemiri. Mereka yang telah belajar bersama di Desa Kemiri adalah : Desa Campursalam Kab. Temanggung, Desa Kajen Kab. Tegal, Desa Bomerto Kab. Wonosobo, dan Desa Mancasan Kab. Sukoharjo.

foto 3

Mewujudkan Kemaki, tidak semudah membalikkan tangan, perlu rembug-rembug yang tidak ada bosannya untuk menyatukan hati. Penataan permukiman tidak mungkin terwujud tanpa disertai penataan hati.

Ditulis oleh :

  1. Dade Saripudin, SPt, MM. (Korkot PNPM Mandiri Perkotaan Kab. Karanganyar)
  2. Totok Setiawan, ST. (Askot Urban Planner Kab. Karanganyar)

Informasi lebih lanjut hub :

  1. BKM Kemiri Makmur

Alamat : Komplek Balai Desa Kemiri Kec. Kebakkramat Kab. Karanganyar
Koordinator BKM : Sukamto (081329183227)
Kades Kemiri : H. Amin Sadimin (085647974119)

  1. PNPM Mandiri Perkotaan Kab. Karanganyar

Alamat : Jl. Jalan Badak 2 RT 01 RW VII Kel. Karanganyar, Karanganyar
Koordinator Kota : Dade Saripudin, SPt, MM (085742334950)