Ratusan Eselon Pemkab Karanganyar Dirombak

Karanganyar, Kamis (15/01/2015)

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah pejabat setruktural eselon II, III, dan IV, Rabu (14/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah 164 pejabat struktural eselon II, III, dan IV, Rabu (14/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Ratusan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di lantik dan diambil sumpah Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu (14/01) sore, di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Sebanyak 164 pejabat itu terdiri enam eselon dua, 61 eselon tiga, dan 97 eselon empat. Banyak pergeseran atau mutasi karena mengisi jabatan yang kosong maupun penyegaran.

Pada pelantikan tersebut, terdapat nama-nama Kepala Dinas, Camat, maupun Lurah yang mengalami pergeseran. Seperti di eselon dua Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Siti Maisyaroch menjadi Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda mengganti posisi Agus Cipto Waluyo yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo).

Sementara itu Nunung Susanto dari Dishubkominfo menjadi Asisten Pemerintahan Setda, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Supramnaryo menjadi Kepala Dispertanbunhut. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Didik Joko Bakdono menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Sementara itu pada eselon tiga terdapat Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Aji Pratama Heru menjadi Camat Karangpandan menggantikan Yustin Atmojo yang menjadi Sekretaris pada Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mei Subroto menjadi Sekretaris pada Dins Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran), dan posisinya di gantikan Kurniadi Maulato sebelumnya Camat Gondangrejo.

Setelah melantik dan mengambil sumpah aparatur negara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan jabatan struktural merupakan proses pengkaderan dari pejabat karir. “Segera menyesuaikan dan bekerja sesuai deskripsi pekerjaan. Mari kita gerakkan organisasi dengan baik dengan menjalankan tugas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK),” jelas Bupati Juliyatmono.

Lebih lanjut Bupati menekankan yang menilai aparatur negara merupakan Bupati dan Wakil Bupati. “Setiap PNS tidak boleh menilai orang lain. Yang terpenting tugas dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita harus cermat dan hati hati,” katanya.pd