Antisipasi Migrasi Elpiji, Pasokan Ditambah

Karanganyar, Jumat (09/01/2015)

Antisipasi migrasi elpiji, pasokan tabung 3 kilogram ditambah

Antisipasi migrasi elpiji, pasokan tabung 3 kilogram ditambah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta PT Pertamina untuk menambah jumlah pasokan gas elpiji tabung 3 kilogram. Permintaan itu untuk mengantisipasi perpindahan konsumen elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Surakarta Suwardi Hartono Putro mengatakan, pada bulan Januari elipji 3 kilogram ada permintaan penambahan fakultatif sebanyak 200 persen dari alokasi harian 22.450 tabung elpiji.

“Pendistribusian mulai tanggal 1 hingga akhir bulan Januari. Kita juga antisipasi tabung 12 kilogram yang mengalami kenaikan sebesar Rp 18 ribu per tabung,” jelas Suwardi HP usai rapat koordinasi dengan intstansi terkait di Setda Kabupaten Karanganyar, Kamis (08/01).

Lebih lanjut, Suwardi memperkirakan migrasi pengguna elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram sebanyak delapan persen. Dibandingkan pada bulan sebelumnya mengalami kenaikan empat persen pengguna.

Di pasaran, harga jual elpiji 12 kilogram berkisar Rp 145 ribu per tabung dari sebelumnya sekitar Rp. 127 ribu per tabung. Dengan harga yang kian naik, dikuatirkan ada migrasi pengguna elpiji.

Pihaknya juga telah melakukan pengawasan ke rumah makan dan pengusaha katering yang omzetnya mencapai Rp 50 juta, jangan sampai memakai elpiji 3 kilogram. “Tetap mengunakan elpiji 12 kilogram, agar sebaran elpiji 3 kilogram bisa lancar dan stabil,” ujar pria dari Kecamatan Matesih itu.

Sementara itu dirinya juga mengatakan Harga Eceran Terendah (HET) 3 kilogram di pangkalan antara Rp.15,5 ribu sampai Rp 16 ribu per tabung. Hal itu disebabkan kenaikan HET mengikuti angka inflasi dan fluktuasi harga pasar.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi mengatakan pemantauan dan monitoring ke wilayah terus dilakukan. “Pengawasan terus di lakukan agar tidak terjadi penyelewengan. Selain itu nantinya di setiap desa terdapat pangkalan elpiji agar distribusi ke pengguna bisa lancar,” ujarnya. pd