MSI karanganyar Launching Buku Sejarah Raden Mas Said

DSC_0084

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutannya Saat Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

DSC_0057

Forkompinda Karanganyar Saat Menghadiri Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

DSC_0070

Sendratari Perjuangan RM Said Saat Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kab.Karanganyar meresmikan Buku Sejarah dan Nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said yang dikenal dengan semboyan “Tiji Tibeh” (mati siji mati kabeh, mukti siji mukti kabeh), semangat kebersamaan yang diibaratkan dengan “Hanebu Sauyun” (serumpun bagai serai, seliang bagai tebu) dan ajaran Tri Dharma-nya (Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Hangrungkebi, Mulat Sarira Hangrasa Wani). Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda, SKPD, Camat dan sejumlah pejabat menghadiri acara tersebut.

Iskandar selaku ketua umum pemerhati Sejarah Karanganyar dalam laporannya menyampaikan bahwa sebagai masyarakat sejarawan karanganyar di tahun 2014 ini telah menyusun buku sejarah perjuangan Raden Mas Said. “ini merupakan salah satu ide atau gagasan Bupati tentang pentingnya sejarah Raden Mas Said atau yang lebih dikenal sebagai pangeran samber nyawa, dikenal sebagai seorang pejuang, politisi ulung, negarawan, panglima perang, seniman dan sebagai ulama, karena merupakan salah satu tokoh peletak dasar demokrasi”, Terangnya.

“Ini untuk kali kedua, kami selaku MSI Karanganyar melaunching buku sejarah, yang sebelumnya telah melaunching buku joko songo”, Tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Sugiharso Hadi Saputro selaku ketua tim penyusun buku sejarah Raden Mas Said ini mengatakan bahwa penyusunan buku sejarah ini melalui tiga pendekatan yakni pendekatan fakta historis, pendekatan rekonstruksi, dan pendekatan intepretasi nilai-nilai perjuangan.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras dan kerjasamanya kepada MSI kabupaten karanganyar yang telah rampung menyusun buku sejarah dan nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said ini.

“Saya berharap buku sejarah Raden Mas Said ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat khususnya generasi muda kita agar spiritnya dapat menjadi pendorong dalam melanjutkan perjuangan beliau untuk kemajuan kabupaten karanganyar, maka dari itu saya minta kepada MSI Karanganyar untuk segera mentransfer buku sejarah Raden Mas Said ini melalui teknologi, sehingga mudah diakses para pelajar kita”, pesan Juliyatmono saat melaunching buku sejarah Raden Mas Said. Rabu (07/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. ad