“Sabtu Belanja” Di Resmikan

Karanganyar, Senin (05/01/2015)

DSC_0038 copy

Bupati Karanganyar Juliyatmono (baju batik, depan) saat melihat dagangan PKL Sabtu belanja, di kawasan alun-alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (03/01)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi membuka “Sabtu Belanja” di kawasan alun-alun setempat, Sabtu (03/01).

Sabtu belanja merupakan kebijakan baru bupati sebagai pengganti Pasar Jumat. Pasalnya, Pemkab memutuskan untuk mengembalikan trotoar dan jalur lambat yang sebelumnya untuk pedagang menjadi jalur lalu lintas bagi pengguna jalan, tepatnya pejalan kaki.

Oleh karena itu, pasca pembangunan citywalk sepanjang jalur lambat di depan Bank Jateng sampai Bank BRI, para pedagang pun beralih ke pelataran santai (plasa) yang dibangun di area alun-alun. Hasil pendataan Pemkab menunjukkan, jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjadi penjual dalam Sabtu Belanja itu berjumlah 285 orang.

Sebelum diresmikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan IMKM) Karanganyar sebagai penanggung jawab program melakukan pengundian tempat berdagang terhadap para PKL, Rabu (31/12) lalu.

Dalam sambutannya, bupati mengatakan, proses pembangunan penataan kawasan alun alun hampir selesai. Sehingga para pedagang bisa mengunakan lokasi yg telah selesai untuk berdagang. “Pelaku UMKM Pasar Jumat, pindah berdagang di hari Sabtu. Dengan sebutan Sabtu Belanja,” katanya di sela-sela peresmian.

Kepala Disperindagkop.dan.UMKM Karanganyar, Nur Halimah menambahkan nantinya akan melakukan penataan ulang. Pasalnya, masih ada sekitar 60 PKL yang belum mendapatkan lapak. Tidak hanya itu, pihaknya mencatat ada sejumlah PKL yang belum mendaftarkan ke dinasnya. “Ya nanti kita akan tata kembali. Perlu kami tegaskan, PKL yang ada di sini mendapatkan kartu identitas PKL Sabtu Belanja. Jadi, kami bisa memantau berapa PKL yang belum mendaftarkan diri,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja murah, bisa mendatangi plasa Alun Alun Karanganyar setiap hari Sabtu. Di sana, ratusan pedagang menawarkan sejumlah barang dengan harga terjangkau dan pastinya bis ditawar. Jenis dagangan yang tersedia antara lain pakaian, celana, jaket di sebelah barat. Sedangkan sebelah timur terdapat PKL tanaman, buah, handycraft, makanan, bumbu dapur. pd