Kemah Kebangsaan Wujud Tolerasi Antar Umat Beragama

Karanganyar, Kamis (04/12/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi,tengah) saat meninjau peserta Kemah Kebangsaan), Kamis (04/12) pagi di lapangan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso.

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi,tengah) saat meninjau peserta Kemah Kebangsaan), Kamis (04/12) pagi di lapangan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan kemah. Namun kemah itu diikuti oleh berbagai unsur lima agama dan pramuka di Karanganyar, yang berlangsung, Kamis-Sabtu (04-06/12) di lapangan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso.

Pada upacara pembukaan Kemah Kebangsaan, Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagi Inspektur Upacara mengatakan, melalui salah satu Visi dan Misi Kabupaten Karanganyar yakni Peningkatan Kualitas Keagamaan, Sosial dan Budaya mewujudkan dengan mengadakan kemah tersebut.

“Setiap pembangunan merupakan kesejahteraan yang hakiki. Hal itu tidak terwujud dengan baik, karena juga dibutuhkan kesejahteraan batiniah,” kata Bupati Juliyatmono, Kamis (04/12) pagi.

Lebih lanjut dikatakannya, interaksi komunikasi antar pemeluk agama dalam satu tenda dapat menghasilkan output saling tolerasi, menghargai dan meningkatkan kualitas pemeluk agama.
“Pembangunan tidak boleh terhambat karena konflik agama. Kita ingin menjadi teladan yang baik bagi kabupaten dan masyarakat luas, sebab bersatu untuk menyongsong masa depan yang lebih baik melalui spirit agama tanpa ganguan,” ujar Bupati Juliyatmono.

Dia juga manjelaskan, semua agama tidak mengajarkan pertikaian, permusuhan dan konflik. Sebab agama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan di tempat yang terhormat, maka mari kita hayati kemah kebangsaan ini.

“Interaksi antar kita akan melahirkan spririt keagamaan di tempat masing-masing. Mari kita perkokoh jati diri kita sebagai warga bangsa untuk tetap menjaga idelogi negara,” jelas Juliyatmono.

Kegiatan yang dinamakan Kemah Kebangsaan itu diikuti sebanyak 17 regu dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, dengan jumlah total 153 peserta. Sedangkan sebagai ceramah umum yang dilangsungkan pada hari ini, sekitar pukul 19.30, di Balai Desa Segorogunung, menghadirkan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kasrem Warastratama mewakili Pangdam IV Diponegoro, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Tengah, dan Muspida Kabupaten Karanganyar. pd