45 Perusahaam Ikuti Pembinaan Industri

DSC_0129

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Berikan Sambutan Sosialisasi Pembinaan Rutin Dan Monev Industri, Rabu Pagi 03/12

Perkembangan Kab. Karanganyar di akhir tahun 2014 ini berdasar survey Bank Indonesia untuk tingkat kesejahteraan tertinggi se Solo Raya, hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP saat membuka kegiatan Pembinaan rutin dan Monev Perusahaan industri Menengah dan Besar yang sudah berizin di Kab. Karanganyar, Rabu (03/12) di Ruang Melati Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Sebanyak 45 Perusahaan besar dan menengah yang berizin dan 5 (lima) asosiasi Usaha di Karanganyar mengikuti kegiatan tersebut.

“Dengan peningkatan kesejahteraan warga Karanganyar ini, maka pembangunan infrastruktur terus kita kerjakan, akses kemanapun terus kita lebarkan dan kembangkan agar tidak ada lagi hambatan sehingga perekonomian menjadi lancar. Khusus daerah 4 (empat) J (Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Jumantono) yang merupakan wilayah industri untuk akses jalan masih kecil, karena wilayah tersebut merupakan jalan propinsi tetapi kami terus koordinasi dengan pihak propinsi agar dilaksanakan pelebaran jalan. Sedangkan untuk daerah Ngargoyoso, Kebakramat dan Gondangrejo, harga tanah tidak mengalami kenaikan melainkan berganti harga yang berlipat-lipat dikarenakan ke depan wilayah ini mudah dicakup transportasi dengan akses jalan yang cukup besar,” terang Wabup Rohadi Widodo dihadapan para peserta dari berbagai perusahaan industri.

Disampaikan pula oleh Rohadi Widodo yang terkait hak-hak normatif di perusahaan untuk bisa dipenuhi. “ Saya minta tolong kepada perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Karanganyar ini agar hak-hak normatif para buruh yang telah dijanjikan untuk dipenuhi, agar tidak ada permasalahan, seperti yang terjadi pada perusahaan Ladewindo. Dan juga kepada owner perusahaan agar tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang limbah ke sungai serta terkait CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan sekitar perusahaan berada, untuk bisa sedekah bumi yakni dengan menanam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga,” pesan Wabup.

Sementara itu Kepala Disperindagkop Kab. Karanganyar Nur Halimah, menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan berbagai peraturan perundangan terkait perindustrian, menggalang perusahaan menengah dan besar yang sudah berizin untuk kemajuan Karanganyar dan memperoleh data yang akurat tentang perusahaan yang ada di Karanganyar.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi UU no. 3 tahun 2014 tentang Perindustrian oleh Ratna Kauri (Disperindagkop Prop. Jateng), Perpres 97 Tahun 21014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu satu pintu oleh Drs. Sucahyo, MM (ka. BPPT Karanganyar) dan Peran tanggungjawab dunia usaha dalam rangka penyelenggaraan Pembangunan kesejahteraan sosial oleh Sulistyowati (Dinsosnakertrans Karanganyar). ad