Kirab Budaya Hari Jadi Dusun Gadungan

Karanganyar, Senin (27/10/2014)

Salah satu kesenian tradisional saat pentas pada Kirab Budaya Peringatan Hari Jadi Dusun Gadungan, Kecamatan Ngargoyoso, Sabtu (25/10)

Salah satu kesenian tradisional yakni Sabuk Janur saat pentas pada Kirab Budaya Peringatan Hari Jadi Dusun Gadungan, Kecamatan Ngargoyoso, Sabtu (25/10)

Peringatan Hari Jadi Dusun Gadungan, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Ngargoyoso diperingati dengan meriah. Acara yang dikemas dengan Kirab Budaya menampilkan berbagai kreasi seni maupun hasil bumi diarak dari Balai Desa sampai Dusun Gadungan dengan jarak sekitar 1,5 kilo meter.

Suparno, Kepala Desa Giri Mulyo menuturkan kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2006 dan setiap tahun diadakan pada bulan Suro, namun jika ada Jumat Legi diadakan pada pasaran itu, tetapi jika tidak maka dilangsungkan di tanggal 1 Suro.

“Untuk memeriahkan hari jadi ini, ditampilkan pentas seni seperti Sabdo Palon Noyo Genggong, Sabuk Janur, Jaran gedrug, reog, seni tek-tek, dan drama tari Macan Gadungan,” ujar Suparno, Sabtu (25/10) di lokasi acara pentas seni.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi acara tersebut karena menampilkan potensi-potensi lokal masyarakat. “Kebudayaan disini luar biasa. Jaga dan lestarikan. Sering-sering mengadakan pentas sehingga mudah dikenal masyarakat luar. Di daerah sini banyak seni yang menarik dan bisa dipromosikan agar wisatawan datang kesini,” ujar Rohadi Widodo.

Terlihat antusias warga setempat menyaksikan sepanjang jalan dan di lokasi pentas seni, baik tua, muda dan anak-anak. Salah satu warga setempat, Noraniza Erlina Terra mengatakan merasa senang karena acara ini sebagai sarana mengenalkan budaya lokal dan hiburan. “Seru dan menarik. Walaupun cuaca panas seperti ini, namun banyak sekali warga yang menonton,” ujar Terra. pd