Dengan Wayang Kancil, Raih Juara 1 Nasional LPIR

Karanganyar, Kamis (23/10/2014)

Ketiga murid SMP 3 Jatiyoso mendapatkan Juara 1 Nasional LPIR Tahun 2014 tingkat SMP, saat didampingi guru pembimbing, Rabu (22/10) di saat ditemui di Sekolahnya.

Ketiga murid SMP 3 Jatiyoso mendapatkan Juara 1 Nasional LPIR Tahun 2014 tingkat SMP, saat didampingi guru pembimbing, Rabu (22/10)  ditemui di sekolahnya.

SMP Negeri 3 Jatiyoso berhasil mendapatkan Juara 1 Nasional Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) untuk tingkat SMP tahun 2014, yang berlangsung di Hotel Santika, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, berlangsung sejak tanggal 8 sampai 14 Oktober 2014, yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Tiga anak didik bernama Dewi Setyorini, Cici Wulansari, dan Rika Yuliana bersekolah di sekitar 40 kilometer dari pusat kota Kabupaten Karanganyar bersaing dengan sebanyak 113 naskah, antara lain 45 naskah berasal dari bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 34 naskah dari bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 34 naskah dari bidang Teknologi. Naskah-naskah tersebut di presentasikan di depan para dewan juri.

Awal mengikuti lomba itu berasal dari guru mereka, kemudian diajak mengadakan penelitian ke Sekolah Dasar (SD) untuk materi yang dilombakan. “Kami keliling ke berbagai SD disini. Rupanya mendapat tanggapan positif dari murid-murid,” ujar Abdul Muklis, guru pembimbing, Rabu (22/10) saat ditemui di SMP Negeri 3 Jatiyoso. Guru yang pernah mendapatkan juara lima tingkat Nasional itu menjelaskan, materi yang diikutkan lomba itu tentang wayang dongeng.

“Untuk tokoh wayang replika bintang yakni keong, kancil, kerbau dan buaya mengunakan alat-alat sederhana, bahan potongan kadus, dan koran bekas” jelas pengajar bahasa Inggris itu.

Dewi menuturkan setelah mendongeng berbahasa Indonesia, lanjut ke bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Karena belum terbiasa medalang, mereka mengalami kesulitan pada penokohan karakter.

“Permainan wayang oleh saya, sedangkan narasi Cici, sedangkan pengisi suara wayang Rika. Banyak yang menonton saat kami tampil” ujar Dewi. Menariknya, penonton yang di sasar adalah anak-anak usia SD dapat melihat, mendengarkan selama 45 menit sambil mengenal kosakata bahasa Inggris. pd