Bawang Merah Jenis Rubaru Dikembangkan di Karanganyar

Karanganyar, Minggu (12/10/2014)

Menristek, Gusti Muhammad Hatt (berbatik, tengah) didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono (ketiga dari kanan) saat akan menanam bawang merah jenis Rubaru, di Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabu (11/10)

Menristek, Gusti Muhammad Hatt (berbatik, tengah) didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono (ketiga dari kanan) saat akan menanam bawang merah jenis Rubaru, di Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabu (11/10)

Bawang merah varietas baru jenis Rubaru asal Madura, mulai dikenalkan dan dikembangkan di Kabupaten Karanganyar. Pengembangan itu dilakukan di kebun petani wilayah Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Budidaya bawang merah jenis baru itu langsung dikenalkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI, Gusti Mohammad Hatta. Dalam penjelasannya, bawang merah tersebut sudah diujicoba di wilayah Jawa Barat dan berhasil.

“Sebenarnya bawang merah kenis ini sudah kami coba di Bandung. Dan hasilnya memang bagus. Oleh karena itu, kami pun mencobanya di Karanganyar. Hal ini juga didukung oleh wilayah dan iklim din mana bawang ini ditanam,” kata dia, Sabtu (11/10) di lokasi penanaman bawang merah.

Dikatakan Menristek, bawang merah tersebut memiliki keunggulan. Selain warnanya menarik, Rubaru juga dapat memberikan nilai tambah bagi para petani. “Bawang ini bila digoreng memiliki warga yang lebih menarik dibandingkan jenis lain. Bawang ini ketika ditimbang pun juga lebih berat jika dibandingkan dengan jenis lainnya,” ujarnya.

Saat di Kabupaten Karanganyar, Menristek Gusti Muhammad Hatta juga mengunjungi Stasiun Lapangan Kebun Tlogo Dlingo, dan Balai Besar Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2TOOT), di Tawangmangu. pd