TMMD Sengkuyung II, Buat Talud Untuk Halau Longsor

Karanganyar, Kamis (09/10/2014

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Dalam pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2014, jajaran Kodim 0727/Karanganyar bersama warga Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo membuat talud setinggi enam hingga delapan meter dengan panjang 40 meter.

“Talud jalan ini dibuat karena kondisi awal sering longsor, sehingga perlu pembangunan talud permanen, agar jalan tidak terkikis dan longsor. Selain itu, ditempat ini kondisi jalan sempit, menikung dan curam. Bahaya bagi pengendara kendaraan,” jelas Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Muspida, Kamis (09/10).

Dalam laporan Upacara Pembukaan di Lapangan Desa Dayu, yang dibacakan Sekretaris Dansatgas TMMD Tahun 2014, Kapten Inf Pranoto, mengatakan pelibatan personil TMMD dari Komando dan staf Satgas sebanyak 10 personil, SST Satgas TMMD Kodim 0727/Karanganyar sebanyak 30 personil. “Terdapat pula unsur pendukung dari Polsek, Senkom, Linmas, Ormas dan masyarakat sebanyak 125 orang. Sedangkan dukungan anggaran sebanyak Rp. 460 juta,” kata Kapten Inf Pranoto.

Pelaksanaan tahun ini dimulai dari tanggal 9 sampai 29 Oktober, selama 21 hari, dengan sasaran fisik rabat beton jalan sepanjang 700 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi delapan sentimeter. Selain itu juga pembangunan gorong-gorong sabnayk satu unit dengan panjang empat meter dan lebar satu meter. Selanjutnya, rehab/plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. pd