Karanganyar Siap Menyambut Pelaksanaan Pilpres Tahun 2014

Karanganyar, Selasa (08/07/2014)

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadina memeriksa pasukan saat Apel Pergeseran Pasukan,  Senin (07/07) pagi,  di Alun-alun Karanganyar

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana memeriksa pasukan saat Apel Pergeseran Pasukan, Senin (07/07) pagi, di Alun-alun Karanganyar

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2014 pada 9 Juli besok, berbagai kesiap siagaan telah dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Aparat keamanan TNI dan Polri siap mengamankan jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

Sebanyak sekitar 1000 aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri, meliputi 484 personil dari jajaran Pores Karanganyar ditugaskan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Dalam hal ini satu personil Polisi mengawasi dua TPS, namun tidak boleh masuk di area itu,” ujar AKBP Martireni Narmadiana, Kapolres Karanganyar, saat dijumpai setelah Apel Pergeseran Pasukan, di Alun-alun Karanganyar, Senin (07/07) pagi.

DSC_0164 copy

Kabupaten Karanganyar siap menyambut pelaksanakan Pilpres Tahun 2014. TNI Polri siap mengamankan pelaksanaan Pilpres, saat Apel Pergeseran Pasukan, Senin (07/07) pagi.

Namun tidak hanya itu saja, petugas keamanan juga mengamankan saat masa tenang, pemungutan, penghitungan suara, pasca pemungutan suara dan sampai selesainya pentahapan pelaksanaan Pilpres.
Kapolres Karanganyar menegaskan netralitas TNI dan Polri adalah harga mati. Bersikap netral adalah tidak memilih, tidak dipilih, dan tidak memberikan dukungan apapun dalam konteks ucapan dan tindakan kepada peserta pemilu maupun partai pemilu.
Bupati Karanganyar Juliyatmono juga meminta agar seluruh lapisan warga masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Karanganyar.
“Kita harapkan penyelenggaraan Pilpres ini aman, lancar dan damai apalagi di bulan puasa,” ujarJuliyatmono.
Selain itu, aparat TNI di wilayah Karanganyar menyiagakan 409 personil yang terdiri 309 personil dari Kodim 0727/Karanganyar dan dibantu Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Yonif 408/Suhbrastha.
“Tidak perlu kuatir dalam untuk memberikan hak suara. Kami juga menghimbau agar masyarakat menjaga keamanan dan kesuksesan Pilpres ini,” ujar Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/karanganyar.
Sementara itu, Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho, menuturkan seluruh logistik sampai ke TPS maksimal H-1 coblosan. Terdapat 3832 kotak suara berisi surat suara dan perangkat kelengkapannya sudah dalam keadaan tersegel.
“Aturan KPU harus dijunjung tinggi dan dijalankan sesuai peraturan yang berlaku dan sesuai prosedur,” ujar Handoko.
Dia menambahkan, berbagai tahapan rekapitulasi Pilpres Tahun 2014 dimulai di tingkat PPS pada 10-12 Juli, PPK pada 13-15 Juli, KPU Kabupaten pada 16-17 Juli, KPU Provinsi 18-19 Juli 2014. Selanjutnya untuk KPU Pusat pada 20-21 Juli dan penetapan hasil pemilu pada 21-22 Juli 2014. pd