Jelang Lebaran, Kendaraan Angkutan Wajib Uji KIR

Karanganyar, Jumat (04/07/2014)

Satu bis pariwisata sedang menjalani uji KIR oleh Dishubkominfo Karanganyar, Kamis (03/07)

Satu bis pariwisata sedang menjalani uji KIR oleh Dishubkominfo Karanganyar, Kamis (03/07)

Mulai 10 hari menjelang lebaran, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar memperkirakan kenaikan jumlah uji kelaikan jalan. Pasalnya, banyak kendaraan yang akan dan telah habis masa berlaku KIR pada waktu itu.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Nunung Susanto menuturkan pada saat menjelang lebaran peningkatannya mencapai 20 persen dari jumlah harian yang mencapai sekitar 50 kendaraan.

“Kendaraan yang wajib uji KIR meliputi angkutan bis, angkot. Selain itu juga angkutan barang seperti truk, kontainer, dan lain-lain,” ujar Nunung Susanto, di kantornya, Kamis (03/07).
Nunung Susanto menambahkan, jumlah kendaraan diharuskan untuk uji KIR mencapai tujuh ribu dari total sembilan ribu kendaraan di Kabupaten Karanganyar.

“Untuk jadwalnya berbeda-beda. Disesuaikan dengan tanggal terakhir pengujian setiap enam bulan. Pada H-10 lebaran nanti, kendaraan yang akan habis masa berlaku KIR juga ikut diuji. Dikarenakan sebelum melakukan perjalanan ke luar kota lebih baik mempersiapakan dan melengkapi surat-surat maupun kelayakan kendaraan,” ujarnya. Namun, apabila uji KIR gagal, petugas akan merekomendasikan secara teknis. Kemudian setelah rekomendasi di penuhi, dapat mengulang uji KIR.

Dari hasi pantauan di gedung uji KIR, kendaraan diperiksa secara bertahap mulai dari uji emisi gas buang bahan bakar bensin dan solar, kemudian pemeriksaan roda-roda, gardan, terot, cek keausan, pengukuran dimensi kendaraan. Selain itu juga pemeriksaan ban, rem, sein, dan lampu. Untuk bis juga diperiksa segitiga pengaman, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dam alat pemukul kaca. (pd)