Pelatihan Kadus Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Karanganyar, Selasa (17/06/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat bagi Kadus, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Senin (16/06)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat bagi Kadus, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Senin (16/06)

Kepala Dusun (Kadus) sebagai fasilitator pembangunan mempunyai peranan penting untuk masyarakat, terutama untuk mengali potensi yang ada sehingga kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa bisa meningkat.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menuturkan sebagai fasilitator kadus dituntut mampu memfasilitasi penumbuh kembangan partisipasi masyarakat dalam rangka mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga mengupayakan agar kegiatan pembangunan dari masyarakat itu sendiri.

“Beri ruang gerak dalam iklim usaha yang sesuai potensi masyarakat,” ujar Bupati Juliyatmono, saat membuka Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/06) siang.

Dia juga menjelaskan diperlukan langkah-langkah strategis secara nyata menyentuh masyarakat antara lain penciptaan suasana yang memungkinkan potensi masyarakat yang berkembang. Lebih dari itu juga memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat. “Harus dicegah yang lemah menjadi bertambah lemah karena kurang berdaya menghadapi yang kuat,” tuturnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Kabupaten Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat, menjelaskan pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat ini diikuti sebanyak 162 kadus dari setiap desa, atau yang belum pernah mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini berlangsung selama empat hari diantaranya untuk pemberian materi dan kunjungan lapangan.Harapannya memahami kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan,” tandas Utomo. pd