Linmas Dilatih Bela Diri

Karanganyar, Rabu (21/05/2014)

Sebanyak 200 linmas se Kabupaten Karanganyar mngikuti pelatihan beladiri tanpa senjata dan pengendalian huru hara

Sebanyak 200 linmas se Kabupaten Karanganyar mngikuti pelatihan beladiri tanpa senjata dan pengendalian huru hara

200 petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kabupaten Karanganyar mendapatkan pelatihan bela diri dan antisipasi huru-hara di Alun-Alun Karanganyar, Rabu (21/05). Program Pembinaan Linmas se-Jateng itu mendatangkan pelatih dari Kodim dan Polres setempat.

Latihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan diri dalam menghadapi kondisi yang tidak kondusif. Apalagi, dalam beberapa bulan ke depan, Indonesia termasuk Kabupaten Karanganyar akan menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres). Dengan demikian, diperlukan antisipasi pengamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabid Linmas pada Kesbangpolinmas Jateng, Noor Hadi mengungkapkan program tersebut dilakukan serentak di semua kabupaten/ kota se-Jateng. “Program pembinaan Linmas se-Jateng ini kami harapkan mampu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraannya. Kami sengaja memilih pelatih dari Kodim dan Polres setempat,” kata dia di sela-sela pelatihan.

Khusus pelatih dari Kodim 0727/ Karanganyar, pihaknya meminta untuk mengajari Linmas tentang bela diri saat mengamankan wilayah. Sementara itu, pelatih dari Polres diminta memberikan keterampilan dalam penanganan huru-hara di masyarakat.

Pihaknya berharap, keterampilan tersebut tidak hanya dipergunakan saat pengamanan pemilu, melainkan kondisi yang mendesak. Terlebih, Karanganyar memiliki beberapa daerah yang dinilai rawan bencana.

Disinggung mengenai pengamanan Pilpres 9 Juli mendatang, Noor mengungkapkan juga akan menugaskan Linmas dari tingkat RT/ RW, Kelurahan dan Kabupaten. Berdasarkan pada aturan yang ada, lanjut dia, masing-masing TPS akan dijaga oleh dua personil Linmas. Hal tersebut sama seperti sistem pengamanan dalam Pileg 9 April lalu. pd