Ratusan Crosser Ikuti Kejurda Grasstrack

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Karanganyar, Senin (21/04/2014)
Ratusan crosser dari berbagai daerah bersaing memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar 2014 dalam Kejuaraan Daerah Grasstrack, yang berlangsung di Sirkuit Telogo Mulyo, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Minggu (20/04) dengan hadiah total Rp 55 juta.
Ajang olahraga itu diikuti 320 pembalap yang berlaga di 16 kelas seperti bebek standar, eksebisi spesial engine, selain itu ada satu kelas VIP, untuk para Muspida Kabupaten Karanganyar.
Dalam laga tersebut, mereka dituntut menunjukan kemampuan dalam melibas lintasan sepanjang 1,3 kilometer. Sirkuit yang berada di perbukitan sangat menantang, selain itu ada juga track panjang, kondisi basah, tanjakan, semi trabas, maupun tikungan.
Para ‘crosser’ pemula dan juara bertahan asal Karanganyar cukup memberi kepuasan para pencinta olahraga otomotif, misalnya Setiawan Syah yang memenangkan juara umum Kejurda 2013 seri pemula. Selain pembalap usia 13 tahun itu, tercatat sebanyak 30 peserta remaja menapaki Kejurda kali ini sebagai batu loncatan menuju laga profesional.
Wakil Ketua Panitia Kejurda Grasstrack Championship 2014 Sudrajad mengatakan, perlombaan ini merupakan kelanjutan tahap kualifikasi sehari sebelumnya. “Kejurda ini diikuti dari berbagai daerah seperti Jateng, DIY, Jatim, Jabar dan Aceh. Ada pula asal Papua,” ujarnya.
Tak ketinggalan pula, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Edy Basuki juga turut berlomba dalam kelas VIP dengan melibas empat putaran
“Sirkuitnya cukup menantang, sehingga menguji adrenalin kita untuk menaklukannya. Namun sebaiknya diperbaiki lagi ,” kata Juliyatmono usai bertanding di kelas VIP.
Bupati juga mengapresiasi adanya perlombaan ini, selain bisa mencari bibit-bibit potensial pembalap juga mengerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Dia juga mengharapkan diselenggarakan menjadi agenda tahunan. pd