Kemenkokesra Serahkan Bantuan Untuk Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menerima bantuan yang diserahkan Seskemenkokesra Sugihartatmo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menerima bantuan yang diserahkan Sekretaris kemenkokesra Sugihartatmo

Karanganyar, Senin (17/03/2014)

Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) memberikan berbagai bantuan ke Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Kemenkokesra, Sugihartatmo, Jumat (14/03) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bantuan untuk Siswa Miskin dan dan BOS Siswa Miskin Program Dirjen Pendidikan Menengah diserahkan langsung kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, sebesar Rp. 29,435 miliyar, yang terdiri dari BSM DIT PSMA sebanyak Rp. 575 juta, BOS SM DIT SMA sebesar Rp. 10,134 miliyar, BSM DIT PSMK sebanyak Rp. 2,122 miliyar, dan BOS SM DIT PSMKsejumlah Rp. 16,602 miliyar.

Selain itu ada juga bantuan Program Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal sebesar Rp. 2,716 miliyar.

Bantuan Langsung Masyarakat berupa bantuanPNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2014 di 12 Kecamatan senilai Rp. 13,450 miliyar. PNPM Mandiri Perkotaan untuk tahun ini di lima kecamatan sebesar Rp. 5,2 miliyar.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memberikan bantuan untuk PNPM Madiri Pariwisata Tahun 2014 senilai Rp. 375 juta yang diperuntukkan di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Gondangrejo, Jenawi, dan Mojogedang.

Kemudian, dari Kementerian Sosial melalui Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan memberikan bantuan untuk RTLH kepada 100 kepala keluarga yang masing-masing mendapat Rp. 10 juta.

Pemberian bantuan juga datang dari BKKBN, bantuan Beras bersubsidi, bantuan paket sembako, jaminan hidup bagi disabilitas, bedah rumah bagi lanjut usia, asistensi orang dengan kecacatan berat sebanyak 12 difabel, KUBE, asistensi sosial.

Bantuan dari Dirjen Kebudayaan sebanyak Rp. 484, 922 juta, Kemenkes sebanyak Rp. 6,4 miliyar, dan dari BPJS Kesehatan berupa bantuan lima unit komputer.

Sugihartatmo saat membacakan sambutan Menkokesra Agung Laksono, mengatakan upaya penurunan jumlah penduduk miskin terus menerus dilaksanakan oleh Pemerintah.

“Guna mempercepat penanggulangan kemiskinan pemerintah melakukan clustering antara lain kluster 1, bantuan sosial langsung masyarakat (didalamnya program raskin), kluster 2, PNPM, kluster 3, kredit usaha rakyat, dan kluster 4 program murah (air bersih, perumahan rakyat, listrik dan lain-lain). Saya optimis target percepatan penangulangan kemiskinan dapat mencapai angka 8-10 persen penduduk miskin pada akhir tahun ini,” katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan banyak persoalan yang harus kami selesaikan terkait dengan upaya peningkatan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi rakyat Karanganyar.

“Untuk itulah kami mengusung visi dan misi bupati –wakil bupati periode 2013-2018 yang sedapat mungkin mampu mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat di bumi Intanpari,” tandas Juliyatmono. pd