Polisi Berhasil Bubarkan “Masa Anarkis”

Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang Pemilu 2014

Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang Pemilu 2014

Karanganyar, Rabu (26/02/2014)

Ratusan aparat polisi dari Polres Karanganyar berhasil membubarkan masa anarkis  di depan “Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar”.

Ratusan masa yang tidak terima karena hasil penghitungan suara di TPS 01 Dompon, Kecamatan Karanganyar dianggap curang sehingga menyerbu Kantor KPU, dengan berteriak-teriak dan membawa poster bernada protes meminta bertemu dengan komisioner KPU. Bahkan masa juga terlihat membakar ban.

Tak berselang lama, aparat Polres Karanganyar mendatangi kantor itu untuk menenangkan masa. Namun upaya itu tak berhasil, bahkan ratusan masa semakin ricuh. Sehingga, polisi meminta bantuan pasukan pengendali masa (Dalmas), anjing pelacak, dan  Pemadam Kebakaran.

Lagi-lagi masa semakin anarkis dengan melemparkan air, telor, dan kayu ke arah pasukan Dalmas. Dengan kesigapan sesuai Sistem Oprasi Prosedur (SOP) akhirnya masa berhasil di bubarkan.

Itulah gambaran saat simulasi  Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pemilu 2014, di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (25/02) yang diperagakan oleh ratusan aparat gabungan dari Polres Karanganyar, Yonif 413 Kostrad, Kodim 0727/Karanganyar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Linmas.

Simulasi tersebut di saksikan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dwi Priyatno, Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi, dan beberapa pejabat terkait.

Kapolda meminta Polri, TNI dan steakholder lainya untuk mengawal dan mengamankan jalannya Pemilu, waspada, sikap dan tanggap terhadap dinamika. Sehingga jalannya pesta demorasi bisa berjalan kondusif.

“Kami yakin kesiapan aparat tidak perlu diragukan, namun kemampuan personel perlu lebih ditingkatkan melalui latihan menjelang pemungutan suara. Perlu di waspadai jug bentuk kerawanan mulai tindak pencurian biasa hingga praktik penyadapan,” kata Kapolda. pd