Desa Wonolopo Punya Plaza

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menandatangani prastasi Pasar Rakyat Desa Wonolopo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menandatangani prastasi Pasar Rakyat Desa Wonolopo

Karanganyar, Senin (10/02/2014)

Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu mempunyai sentra perekonomian yang diharapkan memacu pertumbuhanan pendapatan warga sekitar. Plaza Rakyat Desa (Parade) berdiri diatas lahan 5000 hektar dibuat sebagai pusat pemasaran produk khas, area refreshing, dan ruang pertemuan.

“Di tempat ini telah dibuat 16 kios dengan sistem sewa,” ujar Suhardi, Ketua Unit Pengelola Terpadu, di Parade Wonolopo, Sabtu (08/02) pagi.

Harga sewa setiap kios berbeda-beda, imbuh Suhardi, setiap tahunnya untuk sewa untuk warga bermodal kecil dikenakan tarif Rp. 1,2 juta. Sedangkan untuk umum sekitar Rp. 1,5 juta.

Dia juga mengatakan, terdapat 11 kios untuk pemodal kecil, tiga kios untuk umum, dan pengusaha sebanyak dua kios.

Pembangunan Parade tersebut berasal  dari dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)  Mandiri Perkotaan sebesar Rp. 700 juta.

Ditempat yang sama, saat launching Parade, Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan untuk kerjasamanya bagi warga desa setempat serta kepala desanya, guna memeriahkan Plaza tersebut dan dapat dikenal diluar  desa lain sekalipun.

“Diutamakan untuk masyarakat yang punya usaha sendiri, misal pendirian hik 24 jam, dan mendirikan industri makan yang berbahan utama singkong sebagai ciri khas dari Desa Wonolopo” ujarnya.

Selain itu yang menjadi prioritas utama dari adanya Parade Plaza Wonolopo tersebut adalah, adanya Spot Parade (Plaza Rakyat Desa), Spot Kandang Komunal yaitu usaha memisahkan hewan ternak dengan rumah hunian, dan Spot Wisata Kuliner dan yang terakhir adanya Spot Wisata Alam. sp/dr