Ketua DPD RI : Produksi Pertanian Harus Ditingkatkan

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman (kanan) saat menjadi pembicara saat sarasehan dengan para petani, di Sekolah Tani Karanganyar, di  Dusun Ringin, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (28/01) sore.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman (kanan) saat menjadi pembicara di sarasehan dengan para petani, di Sekolah Tani Karanganyar, di Dusun Ringin, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (28/01) sore.

Karanganyar, Rabu (29/01/2014)

Saat ini, Indonesia tengah dilanda krisis pangan dengan mengimpor produksi pertanian seperti kedelai dan beras. Hal itu menyebabkan kesejahteraan petani tidak meningkat.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI , Irman Gusman mengemukakan pernyataan itu saat menghadiri sarasehan dengan kalangan petani di Sekolah Tani Karanganyar, Dusun Ringin, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (28/01) sore.

“Hendaknya sebagai negara agraris harus memaksimalkan potensi pertanian. Sebab mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani,” kata Irman Gusman.

Menurutnya, Pemerintah sebaiknya memperhatikan sektor pertanian, sehingga nantinya ketahanan pangan bisa kuat dan maju.”Dengan begitu tingkat kesejahteraan petani bisa meningkat,” ujarnya.

Dia juga menceritakan keberhasilan Selandia Baru. Para petani di negara itu sanggup hidup makmur.” Sektor pertanian di sana bisa menghasilkan ternak 30 sampai 40 juta. Selain itu  juga produk pertanian yang menjadi penopang utama dari pertumbuhan ekonomi,” terangnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengemukakan sektor pertanian di sini merupakan produk unggulan.  Dengan luas tanah sawah sekitar 22,130,32 hektar terdapat berbagai potensi pertanian seperti bawang, ketela, padi, dan wortel. pd