Jamur Ajaib Jadi Tontonan Warga

Jamur  berukuran jumbo yang tumbuh di pekarangan belakang masjid Al Ikhsan RT 01 RW 05 Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang menjadi tontonan warga.

Jamur berukuran jumbo yang tumbuh di pekarangan belakang masjid Al Ikhsan RT 01 RW 05 Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang menjadi tontonan warga.

Karanganyar, Kamis (16/01/2014)

Fenomena alam berupa jamur berukuran jumbo menjadi daya tarik bagi warga. Jamur  dengan diameter sekitar 3,58 sentimeter tumbuh di pekarangan belakang Masjid Al-Ikhsan yang berada di RT 01 RW 05, Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang.

Menurut penuturan warga setempat, Sri Suryanti, 34,  tumbuhan jamur itu pertama kali ditemukan oleh suaminya, Rabu kemarin (08/01). “Saat itu suami saya setelah membersihkan makam di belakang masjid dan hendak pulang ke rumah melihat tumbuhan jamur itu,” katanya, Rabu (15/01). Makam di belakang Masjid Al-Ikhsan tersebut dikenal warga sebagai pesarean salah seorang tokoh Islam yang masih memiliki garis keturunan Sunan Kalijaga.

Lantas ia bilang kepada istrinya  untuk melihat, siapa tahu jamurnya bisa dimasak. Tetapi saat didekati, tekstur dari jamur itu keras dan ulet sehingga tak bisa dipotong. Adapun perihal jamur raksasa yang tumbuh tak jauh di sekitar makam tersebut diketahui warga sebagai sebuah fenomena alam. “Baru sekali ini terjadi fenomena alam seperti ini, sebelumnya belum pernah ada,” ucap Suryanti.

Dua jamur itu sudah berukuran jumbo saat pertama kali ditemukan. Semula, jamur tersebut ukurannya memang sudah besar dan kini semakin membesar. Sebab di masa awal, terdapat beberapa anakan jamur yang kini juga menyatu antara satu dan lainnya. “Saat ditemukan kondisinya sudah cukup besar sekali, asal usulnya saya tidak tau,” imbuh warga lainnya Wardoyo, 40.

Atas fenomena alam yang terjadi ini, kini ramai dikunjungi warga. Selain warga sekitar juga banyak warga lainnya yang penasaran dan ingin melihat secara langsung jamur unik tersebut. “Hampir setiap harinya selalu ramai, apalagi saat hari libur pengunjungnya bisa mencapai ribuan orang. Pengunjung juga memberikan sumbangan seadanya yang nantinya dimasukkan untuk kegiatan masjid,” tuturnya.

Warga dari Kecamatan setempat bahkan luar Kabupaten Karanganyar seperti Sragen dan Ngawi, berduyun-duyun ingin melihat keajaiban jamur tersebut sejak ditemukan sepekan lalu.

Marjoko, 29, pengunjung dari Kecamatan Tasikmadu itu mengaku penasaran dengan adanya jamur raksasa tersebut. Kemarin ia bersama anak dan istrinya sengaja menyempatkan datang langsung ke tempat tumbuhnya jamur berukuran raksasa tersebut. “Saya taunya dari nenek yang sudah melihat lebih dulu, makanya ini mengajak anak dan istri untuk menyaksikannya langsung dari dekat,” ucapnya.pd