Satu Juta Relawan Awasi Pemilu 2014

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Karanganyar, Minggu (01/12/2013)

Penyelenggaraan Pemilu 2014 tinggal beberapa bulan lagi. Seluruh elemen pendukung dan masyarakat hendaknya turut peduli serta mengawasi proses Pemilu. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar mengadakan Deklarasi Gerakan Satu Juta Relawan Pengawas Pemilu, di Gedung Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka) Karanganyar, Sabtu (30/11).

Penandatanganan kerjasama tersebut melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Kantor Kementerian Agama, Pramuka Kwarcab, Unsa, Apeka, Akbid dan Apikes Mitra Husada, Akper 17, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta, DPD KNPI Karanganyar, PGRI, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar, Dwi Joko Mulyono menuturkan dengan adanya kerjasama ini dapat mengoptimalkan pencapaian partisipasi dengan persamaan persepsi antar pihak-pihak kepentingan dan meningkatkan kesadaran untuk berani melaporkan bila terjadi indikasi pelanggaran tahapan pemilu.

“Dengan adanya gerakan satu juta relawan pengawas pemilu juga sebagai pendidikan politik bagi masyarakat, dan yang terpenting semua elemen ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi,” kata Dwi Joko Mulyono, kemarin.

Dia juga menjelaskan dengan begitu penyelenggaraan Pemilu nanti dapat berjalan dengan kondusif, aman, damai, dan minim pelanggaraan Pemilu.

Di tempat yang sama, Anggota Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan Bawaslu Jawa Tengah, Juhana mengatakan hal senada. Gerakan ini untuk mendorong partispsiasi masyarakat menggunakan hak pilih. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu.

“Masyarakat diajak berpartisipasi untuk mengawasi jalnnya Pemilu. Setiap pelanggaran Pemilu bisa dilaporkan ke Panwaslu,” ujar Juhana.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mengaawal penyelenggaraan Pemilu. Jadilah pemilih yang cerdas,” harapnya. pd