447 Honorer K2 Jalani Tes CPNS

Sebanyak 447 orang Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar mengikuti ujian CPNS di SMA Negeri 1 Karanganyar, Minggu (03/11)

Sebanyak 447 orang Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar mengikuti ujian CPNS di SMA Negeri 1 Karanganyar, Minggu (03/11)

Karanganyar, Senin (04/11/2013).

Sebanyak 447 honorer dari tenaga teknis, kesehatan, dan guru secara serentak mengikuti tes seleksi CPNS di SMA 1 Karanganyar, Minggu (03/11). Ratusan orang yang terdiri dari 181 tenaga guru, kesehatan 43 orang, dan administrasi 213 orang itu menjalani dua tes yakni kemampuan dasar dan kemampuan bidang.

Pantauan di SMA 1 Karanganyar memperlihatkan kondisinya sunyi. Ada beberapa panitia yang berjaga-jaga di sekitaran ruang tes dan kepanitia. Hadir pula Bupati Karanganyar Rina Iriani bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Secara umum, Rina menilai pelaksanaan tes seleksi CPNS dari honorer K2 berjalan dengan lancar. Semua peserta hadir dan mengikuti tes yang dimulai pukul 08.00 pagi hingga 14.00 siang. Meski demikian, ada satu peserta yang baru datang sekitar pukul 08.05 pagi. Berhubung masih dalam masa toleransi 15 menit, maka panitia memperbolehkan yang bersangkutan mengikuti ujian.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Semua peserta semangat mengerjakan soal tes dengan harapan bisa lolos seleksi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata dia, Minggu (03/11).

Melihat antusias peserta, dirinya berharap semuanya bisa lolos dan menjadi CPNS. Hal ini dilihat dari lamanya mengabdi di instansi yang saat ini mereka tempati. Rina mengatakan ada yang mengabdi selama puluhan tahun dan hanya berharap bisa diangkat menjadi PNS. “Kami tidak mau berandai-andai berapa yang akan diterima. Kami harap semuanya bisa diterima karena ini sudah mereka tunggu lama,” ujarnya.

Ditegaskan Rina, Pemkab Karanganyar dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan tidak akan melakukan rekrutmen CPNS. Pertimbangannya, belanja pegawai Karanganyar masih melebihi ambang batas yang ditetapkan 50 persen, tepatnya 60 persen. “Masih tinggi yakni 60 persen. Tapi ini jauh lebih menurun sebelum saya memimpin Karanganyar. Dulu angka belanja pegawai mencapai 70 persen,” katanya.

Meski demikian, pihaknya masih akan lebih memprioritaskan pengangkatan tenaga honorer yang sudah ada di Karanganyar. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan PNS di Bumi Intanpari.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Larmanto menambahkan, pihaknya tidak mengetahui berapa kuota yang ditetapkan pemerintah untuk Karanganyar. Pasalnya, penilaian dilakukan oleh Kemenpan dan BKN dengan menentukan passing grate (nilai ambang batas). “Kami tidak tahu. Semuanya diseleksi secara nasional karena pelaksanaannya juga serentak di seluruh Indonesia,” katanya. pd