Revitalisasi Tahap II, Fokus Bangun Fasilitas Public Space

Pemkab Karanganyar mulai mengerjakan proyek revitalisasi Taman Pancasila tahap II pada akhir September. Anggaran yang dikucurkan untuk membiayai proyek revitalisasi tersebut sekitar kurang lebih Rp500 juta.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Didik Joko Bakdono, mengatakan proyek revitalisasi Taman Pancasila tahap I telah dikerjakan pada akhir Desember 2012. Sementara proyek revitalisasi Taman Pancasila tahap II dikerjakan hingga pertengahan Desember 2013. Revitalilasi Taman Pancasila tahap II difokuskan untuk membangun berbagai fasilitas public space.

 “Taman Pancasila menjadi salah satu public space di Karanganyar, makanya fasilitas public space akan ditambah,” ujarnya kepada wartawan, awal pekan kemarin.

 Menurutnya, revitalisasi Taman Pancasila dilakukan untuk menata keberadaan PKL yang berjualan di lokasi tersebut. Taman Pancasila dibangun menjadi public space bagi keluarga dan para anak-anak. Masyarakat dapat bermain leluasa di Taman Pancasila bersama keluarganya masing-masing.

 Setelah pengerjaan proyek revitalisasi tahap II rampung maka para PKL akan direlokasi ke sekitar Alun-alun Karanganyar. Konsepnya, penataan PKL dilakukan layaknya Gladak Langen Bogan (Galabo) di Solo. “Silakan berdagang asalkan lapak-lapak PKL dibersihkan seusai berjualan sehingga kondisi sekitar Alun-alun tetap bersih dan nyaman,” jelasnya.

 Pihaknya segera mensosialisasikan rencana relokasi tersebut kepada para PKL Taman Pancasila. Diharapkan, para PKL berminat direlokasi ke Alun-alun Karanganyar karena lokasinya lebih representarif. Sementara seorang PKL Taman Pancasila, Sunardi, mengatakan instansi terkait belum melakukan sosialisasi terkait rencana relokasi para PKL Taman Pancasila. Menurutnya, sebagian PKL enggan direlokasi ke lokasi baru lantaran telah mempunyai pelanggan tetap. Apalagi, lokasi Taman Pancasila dinilai lebih strategis untuk menggelar dagangan dibanding lokasi lainnya.