Pemahaman Berlalu Lintas Anak Usia Dini

Petugas Satlantas Polres Karanganyar berikan pemahaman ketertiban dan keselamatan berlalu lintasuntuk usia dini, di SDN 01 Karanganyar, Kamis (13/09)
Petugas Satlantas Polres Karanganyar berikan pemahaman ketertiban dan keselamatan berlalu lintas untuk usia dini, di SDN 01 Karanganyar, Kamis (13/09)

Karanganyar, Jumat (13/09/2013).

Pemahaman berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan secara insentif oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar. Hal itu dengan mengadakan sosialisasi bagi siswa SDN 01 Karanganyar, Kamis (12/09) pagi. Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Satlantas menjelaskan tata tertib berkendara dan berlalu lintas dengan baik serta benar.

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suwarsi mengatakan, upaya pemberian pemahaman kepada siswa usia dini terus digalakkan. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penggunaan kendaraan bagi para siswa yang masih di bawah umur. “Walaupun mereka belum berhak menggunakan kendaraan bermotor, tetapi hendaknya para pelajar juga perlu tahu bagaimana menggunakan fasilitas jalan yang baik. Sebab fasilitas jalan itu tidak hanya digunakan oleh orang dewasa saja, tetapi oleh seluruh kalangan usia,” ungkapnya.

Para pelajar dari sekolah dasar menjadi salah satu sasaran sosialisasi karena diharapkan menjadi penggerak positif untuk sosialisasi lanjutan bagi para orang tua. Anak-anak yang telah mendapatkan sosialisasi mengenai tertib berkendara di sekolah bisa mengabarkannya kepada orang tuanya masing-masing di rumah. “Kita menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas ini dari sejak kalangan usia dini. Jadi mereka bisa langsung mengingatkan orang tua mereka ketika diajak berkendara di jalan raya,” katanya.

Kepala Sekolah (Kasek) SDN 1 Karanganyar Suyatmi mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang diberikan oleh pihak SatLantas Polres Karanganyar kali ini. Ia menganggap kegiatan seperti ini dapat membantu para siswa untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka dalam tertib berlalu lintas. “Sekolah kami berada tepat persis di pinggir jalan raya di pusat kota, di mana saat antar jemput pasti ramai. Karena itu, para siswa perlu dibekali pemahaman yang baik agar tetap selamat dan nyaman saat berada dekat di jalan,” katanya.

Untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di kalangan pelajar, dari Satlantas sejauh ini telah menyarankan sekolah menengah atas untuk memanfaatkan jasa angkutan sekolah. Upaya ini selain dapat meminimalisasi tingkat kecelakaan pelajar juga dapat menghemat biaya transportasi menuju sekolah. “Saat ini sudah ada satu sekolah yang mengikuti gagasan ini. Ke depan di harapkan sekolah-sekolah lain bisa segera menyusul,” tuturnya.

Pihaknya juga mengaku upaya sosialisasi sudah dilakukan jauh hari sebelumnya secara intensif. Bahkan untuk itu, sampai saat ini  telah menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan sejumlah sekolah yang ada.pd