Cabup-Cawabup Pilih Satu Zona Kampanye

Para calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) memilih opsi satu zona kampanye yang dilaksanakan di seluruh wilayah Karanganyar. Opsi ini dipilih lantaran lebih efektif dan efisien untuk menarik simpati pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar.

Opsi satu zona kampanye tersebut yakni salah satu pasangan diperbolehkan melakukan kampanye terbuka di wilayah Karanganyar. Sementara dua kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup yang diikuti maksimal 250 orang.

Kampanye terbuka digelar secara bergiliran setiap hari. Setiap pasangan diberi jatah menggelar kampanye terbuka sebanyak empat kali selama masa kampanye Pilkada Karanganyar.

Anggota tim pemenangan pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti), Abdul Saleh Purwanto, mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar terkait penyusunan jadwal kampanye setiap kandidat. Intinya, pihaknya memilih opsi satu zona kampanye seperti saat pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng silam.

“Lebih efektif jika menerapkan satu zona kampanye dibanding dibagi sesuai zonasi kampanye. Jadi salah satu pasangan menggelar kampanye terbuka sementara kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup,”.

Menurut Ipunk-panggilan akrabnya, jadwal kampanye harus disusun dengan sistematis sehingga tak ada pasangan yang dirugikan. Pihaknya tetap menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KPU Karanganyar untuk menyusun jadwal kampanye secara sistematis.

“Kewenangan tetap berada di KPU Karanganyar, kami sudah memberikan masukan agar tak ada pasangan yang dirugikan saat kampanye,” paparnya.

Anggota tim sukses pemenangan pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yu-Ro), Eko Setyono, menjelaskan pihaknya akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar sebagai penyelenggara Pilkada Karanganyar. Saat pembahasan rapat koordinasi jadwal kampanye, lima opsi aturan kampanye yang ditawarkan KPU Karanganyar mengerucut menjadi dua opsi.

Kedua opsi tersebut yakni hanya terdapat satu zona kampanye di Karanganyar. Masing-masing pasangan cabup-cawabup diberi kesempatan untuk melakukan kampanye, baik secara terbuka maupun tertutup. Sementara KPU Karanganyar hanya mengatur mengenai jadwal kampanye terbuka setiap pasangan.

“Sudah mengerucut menjadi dua opsi yakni satu zona kampanye. Pada prinsipnya kami akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar,” jelasnya.

Sementara ketua tim sukses pemenangan Aris Wuryanto-Wagiyo (Ayo), Bambang Trihono, memilih opsi satu zona kampanye lantaran pihaknya tak akan memprioritaskan kampanye terbuka. Pihaknya akan mengintesifkan kampanye tertutup dengan pendekatan personal terhadap masyarakat.

“Kami hanya akan melaksanakan kampanye terbuka satu kali walaupun jatah setiap pasangan sebanyak empat kali. Lebih efektif dan efisien dengen pendekatan personal