Desa Gajahan Colomadu Peroleh Bantuan Traktor

Pemerintah Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar menjadi satu-satunya desa di Colomadu yang mendapat bantuan traktor dari Dinas Pertanian (Dispertan) Provinsi Jawa Tengah. Padahal, lahan pertanian di desa tersebut kian menyusut.
Ketua Kelompok Tani Makaryo Subur, Gajahan, Rujito mengatakan bantuan berupa traktor tersebut masih dalam tahap pengurusan administrasi.

“Saya akan ke Semarang untuk mengurus syarat administrasi, Selasa (30/7/2013). Kalau datangnya bantuan belum tahu. Tapi sudah dipastikan dapat,” ujar Kasi Pemerintahan Gajahan tersebut.

Menurutnya, pengajuan bantuan sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Kala itu, lanjutnya, terdapat 200-an desa di Karanganyar yang ikut mengajukan permohonan bantuan. Tetapi, Dispertan Jawa Tengah hanya mengabulkan sebagian kecil dari jumlah tersebut. Saat itu [pengajuan bantuan], kata dia, luas tanah pertanian masih besar. Namun kini, lahan pertanian makin sedikit. Hal iitu terjadi lantaran banyak sawah yang dialihfungsikan menjadi perumahan.

“Kalau ditotal, memang masih ada 28 hektare sawah. Tetapi kebanyakan sudah menjadi milik orang luar daerah. Praktis, hanya sebagian kecil petani asli yang kelak bisa memanfaatkan traktor hibah untuk menggarap sawah,” kata dia.

Ia menambahkan, anggota kelompok tani yang ia pimpin hanya 15 orang. Kebanyakan petani itu pun bukan pemilik tanah, tetapi hanya petani penggarap lahan. Sementara itu, Kades Gajahan, Hermanto,  mengungkapkan luas tanah kas dan bengkok di wilayahnya sekitar 10 hektare. Dengan kondisi tersebut, praktis, hanya 18 hektare sawah nonbengkok dan nonkas yang digarap para petani.