Dishubkominfo Pasang Rambu Portabel

Petugas Dishubkominfo Karanganyar memasang rambu portable di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Waru, Kebakkramat, Jumat (26/07)
Petugas Dishubkominfo Karanganyar memasang rambu portable di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Waru, Kebakkramat, Jumat (26/07)
Bupati Karanganyar Rina Iriani melakukan pengecekan kelaikan armada angkutan Lebaran 2013 di garasi PO Langsung Jaya Palur, Sabtu (27/07)
Bupati Karanganyar Rina Iriani melakukan pengecekan kelaikan armada angkutan Lebaran 2013 di garasi PO Langsung Jaya Palur, Sabtu (27/07)

Karanganyar, Sabtu (27/07/2013)

Jelang arus mudik Lebaran 2013, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar memasang 26 rambu penunjuk arah dan rambu peringatan di sejumlah titik, Jumat (26/07), seperti pertigaan Brigif 413, perempatan Papahan, pertigaan Koramil Tasikmadu, dan Mojogedang.

Selain itu juga dipasang rambu peringatan di dua perlintasan Kereta Api tanpa palang di Desa Pulosari dan Desa Waru, Kebak  Kramat. Rambu-rambu lalu lintas portable tersebut diharapkan bisa membantu para pemudik menuju tempat yang dituju. Apalagi, rambu-rambu itu juga menunjukkan jalur alternatif guna memecah kepadatan arus lalu lintas di jalur utama mudik Lebaran tahun ini.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Nunung Susanto mengatakan dua titik perlintasan kereta api tanpa palang pintu wajib dipasang rambu peringatan. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, guna mengurangi angka kecelakaan di titik-titik tersebut, para pemudik harus waspada. Pemkab juga bekerja sama dengan Linmas di wilayah setempat tersebut untuk dapat membantu melakukan pengaturan selain pemasangan rambu – rambu peringatan.

Data Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, ada 184 buah rambu lalu lintas dan 10 Rambu  Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ). Selain itu, lanjut dia, petugas juga melakukan pengecatan marka sebanyak 3256 meter persegi, pemasangan guard rail sebanyak 100 meter, pemasangan lampu flashing sebanyak lima unit, dan barier (barikade road) portable sebanyak 15 buah. Untuk jalan Propinsi melalui bantuan Kantor UPP wilayah Surakarta berupa pemasangan rambu lalu lintas sebanyak 59 buah, pemasangan RPPJ dua buah, pengecatan marka sebanyak 3000 meter persegi, pemasangan guard rail sebanyak 400 meter. “Kami harap rambu yang dipasang bisa membantu para pemudik yang menggunakan jalur utama maupun alternatif,” kata Nunung.

Tidak berhenti di situ saja, Bupati Karanganyar, Rina Iriani langsung memimpin pengecekan armada di PO Langsung Jaya, Palur. Di sana, Rina mencoba mengecek kelaikan armada pengangkut para pemudik. “Yang harus diperhatikan adalah rem, klakson, lampu, wiper, dan mesin. Saya juga sudah pesankan kepada ketua tim untuk tidak mengoper posisi sopir kepada kenek atau kondektur. Jika sopir capek, maka bus bisa berhenti dulu untuk digunakan untuk istirahat kru bus,” kata Rina.

Disampaikan dia, aspek kesalamatan para penumpang sangat penting dibandingkan dengan nominal uang yang dihasilkan. Di sisi lain, bupati juga menegaskan jika semua armada bus harus mematuhi aturan tarif batas atas dan batas bawah. pd