Dahlan Nikmati Angkringan di Karanganyar

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)
Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Begitu tiba dari Jakarta di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) pukul 20.55 WIB, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan disambut oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani dengan sajian berbagai macam makanan kuliner tradisional.

Ada berbagai macam makanan tradisional yang disajikan ala angkringan , wedang jahe, ataupun kare ayam. Bahkan Dahlan Iskan sangat menikmati jamuan makan malam yang tradisional.

“Wedang jahenya enak, apalagi nasi kucingnya. Sungguh luar biasa nikmatnya,” ucap Dahlan dihadapan Bupati Rina dan hadirin yang memadati Pendopo.

Dia mengungkapkan, sangat ingin bertemu dengan masyarakat Karanganyar. Di saat akan datang ke Bumi Intanpari, ternyata terlebih dahulu menyambut kedatangan Presiden Vietnam di Jakarta. Kemudian Dahlan meminta pengunduran jadwal pembahasan bilateral, sebab di Karanganyar sudah ditunggu masyarakat.

Dalam dialog santai, Dahlan mendengarkan keluhan petani tebu yang mengaku produksinya menurun. Petani tebu yang dipanggil, salah satunya mengatakan kerugian yang ia alami. Mengetahui hal itu, Dahlan pun heran kenapa petani tebu bisa merugi.

“Petani tebu di Indonesia itu bergembira, karena meraih untung, tetapi kenapa bapak merugi? Saya akan pelajari hal itu. Apa penyebabnya, harus buka-bukaan” ungkapnya.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam dialog santai itu mengungkapkan sangat senang dengan kedatangan Dahlan Iskan, dengan kesibukan yang luar biasa bisa menyempatkan datang menemui masyarakat Karanganyar.

“Saya merasakan kedatangan Pak Dahlan kesini sangat ditunggu-tunggu  masyarakat Bumi Intanpari. Terlihat sangat santai menikmati sajian makanan tradisional,”jelas Bupati Rina.

Pada kesempatan itu, juga hadir Utusan Kedutaan Besar Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, Dirut PTP IX, Adi Prasongko, Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Wakil Ketua DPRD Rohadi Widodo, Juliyatmono, Muspida, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Petani Tebu, serta Gapoktan.

“Kami menawarkan kerja sama antar Karanganyar dengan Seychelles. Di sini banyak potensi produk lokal yang dapat ditawarkan. Agar bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Nico.pd