Karanganyar Jadi Kabupaten Vokasi

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, sedang menerima penjelasan dari salah satu peserta stand pameran pendidikan, di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05)
Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, sedang menerima penjelasan dari salah satu peserta stand pameran pendidikan, di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05)

Karanganyar, Kamis (02/05/2013)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan sebagai Kabupaten Vokasi. Hal itu merupakan perwujudan dukungan kebijakan Jawa Tengah sebagai Provinsi Vokasi.

Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan, pusat produksi dan pemasaran, pusat sains teknologi, serta untuk meningkatkan daya saing daerah. Selain itu juga mengurangi pengangguran dan mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, saat membuka Pameran Pendidikan dalam rangkaian Hari Pendidikan Nasional di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05) mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana dalam menciptakan sumber daya manusia yakni anak didik yang setelah lulus sekolah telah siap kerja.

“Dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) melalui sarana dan prasarana yang ada di sekolah-sekolah, maka kami nilai setelah lulus dapat siap kerja,” ujar Paryono.

Dia juga mengharapkan agar pelaku industri besar yang ada di Kabupaten Karanganyar dapat memanfaatkan mereka karena kualitas SDM yang dimiliki juga tidak kalah dengan yang lainnya.

“Daripada mengambil tenaga kerja dari luar daerah, lebih baik memanfaatkan yang ada di Karanganyar,” ujar Wakil Bupati.

Sejak tahun 2008 telah dikembangkan lima tempat uji kompetensi, empat SMK sebagai Career Center, 33 bursa kerja khusus di SMK, dua Business Center di SMK, dan 30 unit produksi smk.pd