Ribuan Pelajar Ikuti Istighosah

Salah satu pelajar terharu saat istighosah menjelang Ujian Nasional 2013, di Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (13/04)
Salah satu pelajar terharu saat istighosah menjelang Ujian Nasional 2013, di Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (13/04)

Karanganyar, Sabtu (13/04/2013)

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional  (UN) tanggal 15-18 April besok, ribuan pelajar SMP-SMA/ sederajat se-Kabupaten Karanganyar melaksanakan istighosah bersama di Masjid Agung, Sabtu (13/4). Mereka tampak khusyuk berdoa memohon kepada Tuhan agar dimudahkan dalam mengerjakan soal dan bisa lulus ujian dengan nilai baik.

Studi Tri Ahmad hanyalah satu dari ribuan peserta doa bersama siang itu. Siswa kelas XII SMA Muhammadiah 1 Karanganyar itu terlihat mengikuti tahapan istighosah dengan tenang. Sesekali jemari tangannya membasuh mukanya dan mengusap matanya yang mulai berkaca-kaca. Dengan sekejap, butiran air itu hilang disapu jarinya. Entah karena malu dilihat temannya ataukan memang gerak reflek, Studi buru-buru menempelkan jarinya yang basah ke celana panjang yang dia kenakan.

“Saya sadar punya banyak salah. Saya tidak mau Tuhan menghukum saya dengan memberikan nilai jelek. Tuhan itu Maha Memaafkan dan saya yakin akan ada jalan terbaik buat umat-NYA,” kata dia usai istighosah.

Bagi dia, menjelang UN ini dirinya sudah berusaha memperbaiki diri. Mulai dari intensitas belajar yang ditambah, salat sunah, hingga tadarus Al Quran. Baginya, selain persiapan lahir, menghadapi UN juga membutuhkan kesiapan batin. “Selain berusaha mengerjakan soal, saya juga terus berdoa. Semoga bisa mengerjakan soal dan lulus,” tutur dia.

Dari barisan paling depan, terlihat Asisten bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo. Agus hadir mewakili Wakil Bupati Paryono yang berhalangan hadir dalam acara itu. Di sela-sela doa bersama, dirinya menghimbau kepada semua peserta UN untuk tenang dalam menghadapi UN. “Siswa-siswa kami harap bisa tenang, jangan terlalu stres. Pikiran harus tetap jernih dan kesehatan harus tetap dijaga,” kata Agus di hadapan ribuan peserta doa bersama.

Pihaknya juga menekankan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kejujuran dalam mengerjakan soal ujian. Apalagi, akhir-akhir ini ada isu bocoran soal beserta jawaban yang beredar di kalangan pelajar. “Kerjakan soal sesuai dengan prosedur yang ada. Jangan percaya pada tawaran bocoran soal dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” papar dia lagi. pd