Bhakti TMMD 2013 Telan Rp 161 Juta

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)
Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, di Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)

Karanganyar, Kamis (04/04/2013).

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, mengakui peran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam pembangunan infrastruktur di pedesaan yang saat ini telah dilaksanakan sangat membantu. Sehingga dapat membuka akses jalan untuk memperlancar roda perekonomian rakyat.

“TMMD merupakan salah satu dari upaya yang dilakukan antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk memperlancar pelaksanaan program-program pembangunan di segala bidang,” jelas Paryono, saat membuka Bhakti TMMD, di Balai Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04).

Realisasi Bhakti TMMD di pedesaan lebih difokuskan pada pembangunan fisik berupa infrastruktur, sarana, dan prasarana yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Bhakti TMMD kali ini menelan dana Rp 161 juta, yang bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 125 juta dan dana swadaya masyarakat sebanyak Rp 36 juta.

“Sasaran program Bhakti TMMD berupa pengecoran jalan sepanjang 900 meter, lebar 2,5 meter. Selain itu, pelebaran jalan 30 sentimeter sepanjang 900 meter,
” jelas Kapten (Inf) Sulardi, selaku Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak) TMMD.

Sedangkan untuk pelaksanaan dimulai tanggal 1 sampai 3 April 2013 telah mencapai 10 persen, kemudian dilanjutkan 10 hari kemudian, dengan harapan tanggal 13 April 2013 pelaksanaan sasaran fisik telah selesai.

Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur fisik melibatkan anggota TNI sebanyak 15 orang, Polri sebanyak lima orang, masyarakat 50 orang, dan unsur pendukung dari Linmas, ormas, karang taruna sebanyak 40 orang. pd