Ratusan Pelajar SMP-SMA Ikuti Pentas Seni

Pelajar SMA sedang mengikuti Lomba Desain Batik dalam Pentas Seni Pelajar,di gedung PKPRI Karanganyar,  Rabu (27/03).
Pelajar SMA sedang mengikuti Lomba Desain Batik dalam Pentas Seni Pelajar,di gedung PKPRI Karanganyar, Rabu (27/03).

Karanganyar, Kamis (28/03/2013).

Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti berbagai perlombaan seni, Rabu (27/03). Mereka mewakili 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Pekan Seni Pelajar kali ini diadakan untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Salah seorang peserta, Aditia Saputro, 17, mengaku senang dalam mengikuti gelaran Pentas Seni Pelajar kali ini. Pada lomba itu, pelajar dari SMK 1 Karanganyar itu menggambar sebuah desain batik di atas kertas gambar. “Idenya spontan saja, melukis itu yang penting sabar dan tekun nanti pasti hasilnya bagus,” katanya.

Baginya, melukis desain batik di atas kertas gambar seperti itu tak membutuhkan waktu persiapan lama. Dalam waktu sepekan, dirinya berlatih dan mempelajari komposisi warna dasar untuk melukis. “Jadi sekarang tinggal dituangkan saja ke atas kertas, melukis sembari berlatih,” ucapnya.

Panitia Pekan Seni, Joko Sutrisno mengutarakan dalam Pekan Seni Pelajar kali ini terdapat sejumlah jenis perlombaan. Mulai dari seni karawitan, mocopat, lukis, solo dan grup vocal hingga gerak dan lagu bagi siswa TK. “Seluruh rangkaian kegiatan lomba seni digelar di tiga tempat. Yakni SDN Jungke 1, Gedung PKPRI dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” tukasnya.

Untuk siswa tingkat dasar dan taman kanak-kanak total peserta sebanyak 240 siswa. Sedangkan untuk siswa tingkat sekolah menengah, mulai dari SMP, SMA maupun SMK sebanyak 200 siswa.

Dia menambahkan, kegiatan ini untuk lebih memperkenalkan seni tradisional bagi siswa. Juga memberikan wadah yang tepat bagi para siswa untuk mengekspresikan kemampuan seni lokalnya kepada publik. “Sebab antusias siswa dan orang tuanya sejauh ini cukup besar. Mereka sudah sering meminta agar kegiatan seperti ini digelar secara rutin,” tukasnya.

Selain itu, kegiatan itu juga dilakukan sebagai wadah untuk evaluasi hasil pembinaan dan pengajaran dari guru seni di sekolah. Di mana, melalui Pekan Seni Pelajar ini, akan lebih mudah diketahui sejauh mana capaian dan prestasi guru terkait dalam mengawal seni tradisional sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah selama ini. pd