Tanah 40 keluarga Tergusur Proyek Waduk Gondang

Camat Kerjo, Bambang Djatmiko, mengatakan proses pihak Kementerian Pekerjaan Umum telah merampungkan proses pembebasan lahan milik warga. Kini, pihaknya masih menunggu realisasi proyek pembangunan Waduk Gondang. “Pembebasan lahan milik warga sudah selesai, sekarang tinggal menunggu realisasinya saja,”.

Proyek pembangunan Waduk Gondang dilaksanakan di Desa Ganten dan Gemolan, Kecamatan Kerjo. Lahan milik warga yang berdomisili di Kecamatan Kerjo yang terkena proyek pembangunan waduk itu seluas 37 m2. Rinciannya, 21 keluarga di Desa Gemolan dan satu keluarga di Desa Ganten. Sementara selebihnya lahan tanah milik warga Kecamatan Ngargoyoso.

Sebenarnya, beberapa lahan tanah milik desa setempat dan PTPN IX, Batu Jamus juga terkena proyek pembangunan waduk. Tanah milik desa yang terkena proyek pembangunan waduk seluas enam m2. Sementara lahan tanah milik PTPN IX seluas 33 m2.

“Tanah milik desa masih diurus karena harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jateng,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Priharyanto, menjelaskan Pembangunan Waduk Gondang diperkirakan dimulai pertengahan 2013. Waduk ini mampu mencukupi kebutuhan air bagi 4.630 hektare lahan pertanian di sekitar Kecamatan Kerjo, Ngargoyoso dan sebagian wilayah Kabupaten Sragen.

Saat ini, Detail Engineering Design (DED) tengah direvisi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Pihaknya menargetkan proyek pembangunan waduk dimulai pertengahan tahun ini. “Revisi DED sudah kelar, kami masih menunggu koordinasi dengan Kementerian [Kementerian Pekerjaan Umum],” jelasnya.