Mantan Wabup Sri Sadoyo Tutup Usia

Para pelayat berdoa di depan peti jenazah Almarmuh Sri Sadoyo, Mantan Wakil Bupati Karanganyar, Sabtu (09/03).
Para pelayat berdoa di depan peti jenazah Almarhum  Sri Sadoyo, Mantan Wakil Bupati Karanganyar, Sabtu (09/03).

Karanganyar, Minggu (10/03/2013).

Sabtu (09/03) pagi, suasana sendu begitu kentara di Pendapi Ageng Putri Duyung Ngunut RT 1 RW 1 Tohkuning Karangpandan. Di sana terlihat sebuah jazad yang dimasukkan dalam sebuah peti jenazah itu dikelilingi oleh sejumlah kerabat.

Beberapa teman semasa hidup juga terlihat sedang menyampaikan doa melalui salat jenazah. Begitu banyak tetesan air mata yang mengiringi orang yang pernah menjadi orang nomor dua di Bumi Intanpari. Dialah KPA Sri Sadoyo Hardjomigoeno, (70), Wakil Bupati Karanganyar periode 2003-2008. Sosok nan bersahaja itu berpulang ke haribaan Ilahi Jumat (08/03) pukul 23.40 malam.

Sejumlah kerabat serta teman sejawat juga nampak memberikan penghormatan terakhir sebelum dirinya disemayamkan di Astana Laya Sekoang Dengkeng Tohkuning Karangpandan,  Minggu (10/03).

Salah seorang keponakan almarhum, Tri Hariadi mengutarakan jika selama beberapa tahun belakangan ini kondisi kesehatan pamannya itu terus mengalami penurunan. Dituturkan dia, hemoglobin (HB) Sri Sadoyo menurun drastis dan menderita jantung. Sejak itulah, sang pemimpin itu keluar masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Biasanya opname 2-3 hari kemudian pulang ke rumah. Setelah itu kambuh lagi dan opname lagi. Dan itu trejadi sampai beliaung meninggal di RS Dr Oen Solo, Jumat (08/03) sekitar jam 23.40 WIB,” kata dia.

Dia menambahkan, pihak keluarga memutuskan untuk tidak langsung memakamkan Sri Sadoyo karena masih menunggu salah seorang anaknya yang masih berada di Papua, RM Sasotyo Hartawan.

Mantan Wabub Karanganyar itu dikenal sebagai pribadi yang cukup ulet dan teguh dalam menjaga tali sillaturahmi. Ia selalu bersemangat untuk bertemu dan berkumpul bersama keluarga besarnya. Sri Sadoyo sendiri merupakan anak terakhir dari silsilah keluarga besar Harjo Miguno.

Almarhum meninggalkan istri Ray Dewi Aisyah Sri Sadoyo Hardjomigoeno dan dua putera, RM Sasotyo Hartawan dan RM Donny Sasotyo Adhie serta enam orang cucu. Mereka adalah Alif, Bunga Auliya, Chrisna, Adelia, Evelin dan M Rafa Raditya Tama. pd