BPR Pura Artha Kencana Siap Buka Cabang

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memotong bunga, sebagai tanda pembukaan Kantor baru Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pura Artha Kencana, Jatipuro, Karanganyar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menggunting rangkaian bunga, sebagai tanda pembukaan Kantor baru Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pura Artha Kencana, Jatipuro, Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (28/02/2013)

Sejak berdiri pada 1998 lalu, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pura Artha Kencana mempunyai peran terhadap bergeraknya roda ekonomi kerakyatan. Peran tersebut dapat dilihat dari pemberian pinjaman kredit kepada pedagang kecil yang berada di pedesaan.

“Sasaran kami yaitu pedagang dan petani yang besaran kredit rata-rata Rp 1 juta hingga Rp 2 juta,” jelas Riyanto, Direktur Utama BPR Pura Artha Kencana Jatipuro, di sela-sela peresmian kantor cabang baru di Jatipuro, Karanganyar, Rabu (27/02). Hingga saat ini, data BPR menunjukkan nasabah kreditnya mencapai angka 1.200 orang, sedangkan  nasabah tabungan mencapai 6.000. Mereka tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar.

Dengan jumlah nasabah yang banyak tersebut, maka berimbas pada jumlah kredit yang 60 persennya memiliki pinjaman kecil. Guna meningkatkan pelayanan, maka Riyanto merencanakan membuat unit-unit di setiap kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Sementara ini, baru tiga unit yang dimiliki, yakni di Jumapolo, Jumantono, dan Lalung. Sedangkan di Jatipuro sebagai kantor utama.

Dia menambahkan hingga awal tahun ini aset yang dimiliki sebesar Rp 15 miliar.  Laba bersih hingga bulan Desember 2012 sebesar Rp. 530 juta, sedangkan laba kotor mencapai Rp 605 juta.

Dalam acara yang sama peresmian Kantor baru BPR tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengatakan sangat mendukung tujuan bank itu. “Kami sangat mengapresiasi adanya BPR ini, sehingga dapat membantu para pemilik modal kecil dapat mengembangkan usahanya,” jelas Samsi. pd