Fly Over Palur Tahap II Segera Dimulai

Karanganyar, Senin (25/02/2013).

Petugas dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Bina Marga Jateng serta beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Karanganyar memberikan sosialisasi kepada warga Palur di kantor Kecamatan Jaten, Senin (25/02). Sosialisasi itu sehubungan dengan pembangunan fly over tahap II.

Dalam penjelasannya, Pemerintah Pusat melalui Kemen PU menegaskan, pembangunan fly over segera dilanjutkan. Tidak hanya itu, pemerintah berjanji akan lebih transparan dalam proyek pembangunan jalan layang tahap II itu. Pihaknya menyatakan siap mengedepankan kepentingan dan hak-hak warga sekitar yang terkena dampak proyek itu. “Nantinya ada aktifitas pelebaran jalan, di mana pasti menimbulkan kebisingan dan polusi udara, karena tebaran debu ke mana-mana. Oleh karena itu, kami siap mengakomodir hak-hak warga,” ujar Asisten Kementerian Pekerjaan Umum, Antonius Setio Adhi.

Agar proyek bisa berjalan lancar, maka pihaknya meminta kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan hingga munculnya dampak-dampak pembangunan itu. Jika ada keluhan, lanjut dia, masyarakat diharapkan langsung menyampaikan kepada pimpinan pelaksana proyek atau langsung kepada Kemen PU.

Terkait dengan ganti rugi, Adhi menambahkan akan melakukan perhitungan dengan dengan melibatkan tim appraisal yang independen. Artinya, pemerintah tidak menggunakan sistem lama dalam perhitungan ganti rugi kepada tanah warga yang terkena dampak proyek pusat itu.

Di mana, dalam sistem lama lebih memusatkan pada penyesuaian tingkat kebutuhan proyek berdasarkan design awalnya. Tetapi dalam pembebasan lahan pada proyek fly over nanti bakal dilakukan pengukuran langsung ke setiap bidang tanah dari warga terkait. Tim akan melakukan verifikasi dan identifikasi yang diumumkan secara terbuka di balai desa atau kecamatan. Jika ada warga yang keberatan, maka akan dilakukan negosiasi sampai ada titik temu dan disepakati oleh kedua belah pihak.

Di tempat yang sama, Sekda Karanganyar, Samsi menegaskan administrasi proyek fly over tahap II harus prosedural. “Dengan begitu, maka gejolak di lapangan bisa diminimalisir,” kata Samsi. pd