Semarak Perayaan Imlek Tertuang di Atas Kertas Gambar Anak-Anak

Pada Minggu (24/2/2013) siang ratusan anak duduk lesehan di lantai III Plasa Palur, Jaten, Karanganyar. Tangan mungil mereka bergerak cepat menggoreskan garis-garis tegas hingga membentuk aneka objek yang identik dengan pernak-pernik perayaan Imlek bagi warga Tionghoa.

Sebagian yang lain, utamanya anak-anak jenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) kelas 1-III, tampak serius menggoreskan pascola atau pensil khusus untuk mewarnai pada objek gambar. Siang itu 300-an anak TK dan SD se-Soloraya mengikuti lomba mewarnai dan menggambar gelaran PT Standard Pen Industries.

Lomba tersebut digelar atas kerja sama manajemen Plasa Palur, Bank Permata dan PT TPS Food. Para peserta hanya harus mengeluarkan biaya pendaftaran Rp25.000 untuk mengikuti lomba dalam rangka menyemarakkan Imlek tersebut. Selain menjadi wadah kreativitas menggambar anak, lomba dimaksudkan merangsang mental berkompetisi secara sehat.

Seperti diakui salah seorang orangtua peserta lomba, Iswati, 43, warga Kadipiro, Banjarsari, Solo. Menurutnya kegiatan lomba kreativitas dan bakat anak perlu digalakkan. “Anak saya, Syamsi Nur Fajri, yang baru duduk di kelas V SDN Joglo, Solo, antusias sekali. Sejak kemarin (Minggu) dia banyak sharing tentang objek yang akan dia gambar,” tuturnya.
Perempuan berkerudung yang setia mendampingi anaknya lomba tersebut tidak menargetkan juara dalam kompetisi itu. Apalagi selama ini anaknya memang belum pernah mengikuti lomba atau memenangi kompetisi menggambar di mana pun. Tapi yang terpenting bagi Iswati adalah mendukung pengembangan bakat dan potensi anaknya.

Pernyataan yang sama disampaikan Marketing Communications Area Jateng dan Jogja PT Standard Pen Industries, M Ikhsanul Watoni, saat ditemui di sela lomba. Dia menjelaskan, perusahaannya sangat mendukung kegiatan yang bertujuan mewadahi dan mengembangkan potensi anak sekolah. Sehingga selama ini PT Standard Pen Industries sudah menggelar sederet lomba atau kegiatan berbasis edukasi anak.

Tidak hanya untuk sekolah di perkotaan, Ikhsan, panggilan akrabnya, menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan sekolah-sekolah di pelosok Soloraya untuk menggelar lomba yang sama. “Untuk lomba mewarnai dan menggambar ini memang baru kali pertama di Karanganyar, tapi kami sudah sering terlibat acara serupa di Solo. Ke depannya kami ingin sekali bekerja sama penyelenggaraan kegiatan di pelosok Soloraya,” tandasnya.

Sumber : http://www.solopos.com