8 Perempuan Berjaya di Pilkades Tahap II

Sejumlah panitia dan saksi sedang melakukan penghitungan suara dalam Pilkades Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (21/02)
Sejumlah panitia dan saksi sedang melakukan penghitungan suara dalam Pilkades Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (21/02)

Karanganyar, Jumat (22/02/2013)

Penentuan 91 Kepala Desa (Kades) Pemilihan Kepala Desa (PIlkades) Tahap II di 91 desa yang berada di 16 Kecamatan se-Kabupaten Karanganyar, Kamis (20/1) berlangsung lancar. Dari 91 Kades, ada delapan Kades perempuan yang terpilih.

Delapan kades tersebut yakni Kades Pojok Kecamatan Mojogedang Wiwin Indarwati, Kades Buran Kecamatan Tasikmadu Marsies Yayuk Sri Rahayu, Kades Gaum Kecamatan Tasikmadu Nur Setyo Utami, Kades Suruh Kecamatan Tasikmadu Ning Setyaningsih, Kades Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Siti Hastuti. Selain itu Kades perempuan lainnya yakni Desa Jatipurwo Kecamatan Jatipuro Sri Ngamali, Kades Jatiwarno Kecamatan Jatipuro Sri Ruswanti, dan Kades Plosorejo Kecamatan Matesih Giyarti.

Mereka lebih beruntung dari 16 calon Kades lainnya yang bertarung memperebutkan kursi nomor satu di tingkat desa. Pasalnya, data dari Pemerintahan Desa dan Kelurahan Sekretariat Daerah (Sekda) Karanganyar menyebutkan, ada 24 perempuan yang maju dalam Pilkades itu.

Tidak hanya sebatas menang, namun ada sisi prestasi juga membanggakan. Seperti halnya Kades Pojok terpilih, yakni Wiwin Indarwati. Dirinya melawan Sutarwo yang statusnya seorang incumbent di desanya. Namun, berdasarkan hasil penghitungan suara, Wiwin berhasil unggul dengan memperoleh 1.947 suara, sedangkan Sutarwo hanya mendapat 1.664 suara.

Setali tiga uang di Desa Pojok, prestasi yang ditorehkan Srikandi Karanganyar dari Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu. Pasalnya, ada lima calon Kades dan tiga di antaranya perempuan. Hasilnya pun cukup mengejutkan. Dua perolehan suara tertinggi didapat oleh dua orang perempuan Ning Setyaningsih dan Sri Kiswati. Namun, dewi fortuna lebih memilih Ning Setyaningsih sebagai Kades Suruh periode 2013-2019.

Keberhasilan kaum hawa dalam ini sejalan dengan semangat Bupati Karanganyar, Rina Iriani yang menginginkan adanya keterwakilan perempuan dalam pemerintahan, termasuk tingkat desa. Rina meminta agar tidak ada lagi perbedaan dalam sisi gender. “Kami memberikan apresiasi bagi perempuan yang maju ke Pilkades. Menang atau kalah, semuanya rakyat yang menentukan. Yang terpenting, adanya niat kemauan untuk menjadi pelayan masyarakat. Sing penting maju dulu,” kata Rina, Jumat (22/2). pd