Pelaksanaan Pilkades Berjalan Aman

Warga memberikan hak suara dalam Pilkades Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (21/02).
Warga memberikan hak suara dalam Pilkades Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (21/02).

Karanganyar, KamisĀ  (21/02/2013).

Hari ini, Kamis (21/2), 91 desa di 16 Kecamatan se-Kabupaten Karanganyar menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Dari sejumlah pengamatan dan pantauan di sejumlah desa, pelaksanaan Pilkades tahap II itu berjalan dengan lancar dan kondusif.

Pemantauan Pilkades langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani. Dirinya didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Desa Jati, Kecamatan Jaten. SKPD tersebut antara lain Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP serta Camat Jaten memantau langsung proses pemilihan Kepala Desa (Kades) di sana.

Hasilnya, Pilkades yang diselenggarakan di Balai Desa Jati Kecamatan Jaten berlangsung lancar. Uniknya, hanya ada calon tunggal (kotak kosong), yakni Haryanta. Rina mengapresiasi semua warga Jati dalam mensukseskan Pilkades di sana. “Meski hanya ada satu calon, tapi kami senang masyarakat mendukung dengan memberikan suaranya di sini,” kata dia di sela-sela Sidak, Kamis (21/2).

Selain Rina, Sidak juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi dan Muspida Karanganyar. Di antaranya Dandim 0727 Letkol Edi Basuki, Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adji Wibowo, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar Winarno, Ketua Kejaksaan Negeri (Kejari) Agus Winoto, Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, Kepala Bagian Pemerintah Desa dan Kelurahan Sunarno. Rombongan tersebut memantau Pilkades Gantiwarno Kecamatan Matesih, Desa Karangmojo Kecamatan Tasikmadu, dan Desa Bolon Kecamatan Colomadu.

Sekda Karanganyar, Samsi menyebutkan Pilkades ini sebagai wujud demokratisasi di tingkat kelurahan/ desa. Secara umum, lanjut dia, pelaksaan pesta demokrasi ini berjalan aman dan terkendali. Terkait dengan hasilnya, Samsi meminta agar semua calon bisa menerimanya tanpa ada gejolak di lingkungan desa. “Pastinya ada yang kalah dan menang. Namun, substansi dari Pilkades bukan dua hal itu. Tapi bagaimana pemimpin mendatang bisa membangun desa menjadi lebih baik,” ujar Samsi.

 

.pd