Pendidikan Lalu LIntas Masuk di Sekolah

Karanganyar, Selasa (12/02/2013).

Petugas dari Polisi lalu Lintas Polres Karanganyar memberikan pengetahuan tentang tertib berlau lintas,Senin (11/02)
Petugas Polisi Lalu Lintas Polres Karanganyar memberikan pengetahuan tentang tertib berlau lintas,Senin (11/02)

Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar mengadakan penandatanganan kesepakatan bersama dengan SMKN 1 Karangayar, tentang pendidikan lalulintas masuk di pelajaran Bimbingan Penyuluhan dan Bimbingan Konseling.

Penandatangan kesepakatan bersama dilakukan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Karanganyar, AKP Suwarsi dengan Kepala SMKN 1 Karanganyar, Tenang Pranata, Senin (11/02) pagi.

“Kami bermaksud untuk menanamkan pendidikan lalu lintas sejak usia dini. Selain itu, tujuan utama yakni menurunkan angka kecelakaan,” kata AKP Suwarsi mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo.

Menurut data Polres Karanganyar, tahun 2012 setiap bulan tercatat 88 kasus kecelakaan, 70 persen dari itu melibatkan pelajar sekolah. Yang mengejutkan banyak di antara mereka tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM), karena usia belum memenuhi syarat.

“Melihat banyaknya kasus yang melibatkan pelajar, maka kami membuat Surat Edaran (SE) tentang larangan pelajar membawa sepeda motor ke sekolah, khususnya SMA dan SMP di seluruh Karanganyar,” tandas Kasatlantas. Hasilnya sangat signifikan, dari angka 88 kasus, setelah adanya SE tersebut angka kecelakaan turun menjadi 33 kasus. Itupun yang melibatkan pelajar nol kasus.

Tenang Pranata menambahkan, pihaknya memasukkan kurikulum lalu lintas pada jam pelajaran BP/ BK setiap seminggu sekali. “Kami juga menindaklanjuti ke orang tua siswa. Hasilnya, mereka patuh dan pelajar ke sekolah dengan naik angkot,” pungkas Tenang .pd