Kecelakaan Karambol, 2 Luka Berat

Kecelakaan karambol dengan melibatkan bus Harta Sanjaya, mobil Toyota Avanza, dan sepeda motor terjadi di Jalan Lawu tepatnya di depan SPBU Popongan, Karanganyar Kotapukul 14.00 WIB. Akibat kecelakaan itu dua orang mengalami luka parah dan dua lainnya luka ringan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, bus Harta Sanjaya AD 1520 CF melaju cukup kencang dari arah Tawangmangu. Sementara itu dari arah berlawanan juga melintas Toyota Avanza AD 8436 TF dengan kecepatan sedang namun melaju terlalu di sebelah kanan jalan.

Sopir bus Harta Sanjaya, Paidi, warga Plosorejo, Matesih, yang melihat Avanza tersebut pun membunyikan klakson, namun Avanza tersebut tetap pada posisinya. Karena jaraknya sudah sangat dekat, sopir bus tersebut berusaha membanting kemudi ke kiri, namun tabrakan keras tetap tak terhindarkan.

Usai menghantam Avanza yang dikemudikan Sutrisno, bus tersebut kemudian terperosok ke selokan di sisi kiri jalan. Sedangkan Avanza yang mendapat hantaman keras itu posisinya sampai berbalik 90 derajat menghadap ke arah barat. Bagian depan mobil itu pun hancur.

Tak sampai di situ, dari arah barat melaju motor Honda Revo AD 4330 WZ yang dikendarai Yuni Kartikawati dan menghantam Avanza itu. Motor yang dikendarai pegawai Dishubkominfo Karanganyar tersebut kemudian terjun ke sawah di sebelah SPBU Popongan.

Pengendara motor dan sopir Avanza mengalami luka cukup parah dan langsung dilarikan ke RSUD Karanganyar, namun kemudian dirujuk ke RS Dr Oen Kandangsapi, Solo. Sedangkan dua penumpang bus yang terpelanting dari tepat duduknya hanya mengalami luka ringan. Keduanya adalah pelajar yang akan pulang dari sekolah.

“Saya kaget melihat Avanza yang melaju terlalu ke kanan. Walaupun sudah banting setir, namun posisi Avanza terlalu di tengah jalan, jadi tetap berbenturan,” kata Paidi, sopir bus. Ia menduga, sopir Avanza tersebut dalam keadaan mengantuk dan sendirian di dalam mobil. Pasalnya, klakson busnya sudah dibunyikan berulang-ulang dan suaranya cukup keras.

Sementara itu salah seorang kerabat Sutrisno, Sunarto, mengakui bahwa saudaranya dalam keadaan mengantuk, setelah sebelumnya ikut menunggui anaknya yang akan melahirkan di RS Dr Oen, Solo. “Rencananya dia (Sutrisno) akan kembali ke rumahnya di Bangsri, Karangpandan untuk menjemput istrinya yang ingin ikut menunggui anaknya di rumah sakit,” ujar Sunarto.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Faris Budiman, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Namun dugaan awal sopir Avanza tersebut menyetir dalam kondisi mengantuk